Dony Ahmad Munir Ingin Sumedang Ter-Senyum Manis

Dony Ahmad Munir (berbaju putih, bersalaman) dan Erwan Setiawan/ADANG JUKARDI/PR

DONY Ahmad Munir sudah sejak lama malang melintang di percaturan politik daerah. Ia sudah duduk di kursi legislatif Kabupaten Sumedang sejak 1997-2009. Dony juga berhasil menembus ke DPRD provinsi Jabar hingga DPR RI. Tahun 2018 ini, ia dan Erwan Setiawan mencalonkan sebagai kepala daerah Sumedang.

Menurut Dony Ahmad Munir, ia dan Erwan ingin meneruskan cita-cita dan berbagai program bupati Sumedang sebelumnya yakni almarhum H Endang Sukandar yang memiliki visi Senyum Manis (Sejahtera, Nyunda, Maju, Mandiri, Agamis).

Latar belakang pencalonannya berangkat dari berbagai permasalahan yang terjadi di Kabupaten Sumedang. Permasalahan itu di antaranya adalah tingginya angka kemiskinan dan pengangguran, banyaknya jalan dan saluran irigasi yang rusak, minimnya investasi, serta belum optimalnya pelayanan birokrasi, pendidikan, dan kesehatan.

Jika ia terpilih, Dony ingin memanfaatkan potensi Sumedang untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Potensi itu antara lain sumber daya manusia masyarakat Sumedang yang berkualitas dan sumber daya alam yang begitu melimpah.

Menurut Dony, Sumedang seharusnya tidak ketinggalan dengan daerah lain. Apalagi, Sumedang letaknya strategis dan sangat dekat dengan Bandung, ibu kota Jawa Barat. Bahkan, kini sumedang memiliki infrastruktur yang baik dan vital yakni sedang dibangunnya Tol Cisumdawu dan Waduk Jatigede.

Perjalanan politik Dony Ahmad Munir

Dony Ahmad Munir pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPC PPP Sumedang periode 1995-2000. Ia menjadi anggota DPRD Sumedang tahun 1997-1999 dan merupakan anggota termuda saat itu dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan.

Tahun 1999-2004, ia menjadi Ketua Fraksi PPP di DPRD Sumedang. Pada waktu bersamaan, ia juga merupakan Sekretaris DPC PPP periode 2000-2006. Karier politiknya di PPP semakin bersinar yang kemudian membawanya sebagai Ketua DPC PPP Sumedang periode 2006-2011.

Selain di politik, pria kelahiran Sumedang, 5 Desember 1973, itu juga aktif di sejumlah organisasi. Dony pernah menjadi Ketua Departemen Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dari 1996-2003. Di bidang olah raga, Dony pernah memimpin Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI). 

Beberapa perhargaan yang pernah diraih oleh Dony adalah menjadi tokoh uswatun hasanah yang diberikan oleh BKPRMI Jawa Barat. Pada 2008, ia juga dianugerahi Honorary Police dari Kapolwil Priangan.***

Baca Juga

Ima Slamet Merindukan Srikandi Pemimpin Sukabumi

IMA Slamet merupakan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang merintis karier politiknya dari bawah. Ia bergabung dengan PPP pada 1992 hingga mampu memimpin partai berlambang Kabah tersebut pada periode 2016-2021.