Kabar Teror Bom di BRI Garut Hoaks

Ilustrasi/DOK. PR

GARUT, (PR).- Polres Garut menyatakan kabar adanya bom di Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Garut adalah hoaks atau kabar bohong. Setelah ditelusuri, tidak ada bom di kantor cabang BRI Garut.

Kasubag Humas Polres Garut Ridwan TB mengatakan, setelah menerima informasi bom, polisi memasang garis polisi di kantor cabang BRI Garut. Kemudian, polisi menyisir kantor tersebut. "Tidak ditemukan bom. Kabar itu  hoaks," kata Ridwan kepada "PR", Rabu 14 Februari 2018.

Kini, para karyawan BRI telah bekerja seperti semula. Sebelumnya, kabar adanya bom di BRI beredar lewat pesan singkat di aplikasi pertukaran pesan. 

Dalam pesan itu disebutkan, bom sudah diletakkan di kantor cabang BRI Garut dan semua kantor unit pembantu BRI Garut. Bom akan meledak pukul 11.30.

Jangan bercanda soal teror bom

Aksi teror bom kerap menjadi bahan bercanda. Meski begitu polisi tetap mengantisipasi lebih dini sehingga tak mengganggu aktivitas masyarakat.

Sebelumnya di Cimahi, aksi teror bom pernah menggegerkan warga. Setelah diperiksa ternyata hanya bercandaan. Aksi teror bom itu menerpa Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat Padalarang (GPIB) Imanuel Cimahi Jalan Pasir Kumeli No. 149A RT 4 RW 21 Kel. Baros Kec. Cimahi Tengah Kota Cimahi, Senin 5 Juni 2017. Sebuah kotak dus dibungkus koran mencurigakan dengan amlop bertuliskan "Baca : Awas Boom" menimbulkan keresahan.

Temuan dus ukuran sedang tergeletak di pos penjaga gereja sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu suasana gereja sedang sepi karena tidak ada kegiatan. Pantauan "PR" di lapangan, Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Polda Jawa Barat mendatang lokasi dan langsung melakukan sterilisasi. Petugas berjaga di bagian luar gereja dan melarang masyarakat maupun wartawan mendekat.

Lokasi gereja berada di bagian belakang Pusat Pendidikan Jasmani (Pusdikjas). Tak hanya polisi, anggota TNI pun terlihat berjaga-jaga di sekitar lokasi.

Setelah melakukan penyisiran sekitar 3 jam, lokasi dinyatakan aman. Kotak berbungkus koran yang mencurigakan diamankan ke Mapolres Cimahi. Kepolisian pun membuka kotak dus berbungkus koran yang mencurigakan itu. Isinya berupa cangkir set lengkap dengan piring tatakan. Kotak dus dibungkus koran tersebut mencurigakan karena tidak diketahui pengirimnya. Saat dibuka kali pertama tedapat amlop bertuliskan "Baca : Awas Boom".

"Bentuk candaan yang berlebihan itu seperti kasus paket mencurigakan di Gereja Pasir Kumeli, padahal isinya hanya cangkir," ujar Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cimahi, Totong Solehudin, di Kantor Pemkot Cimahi Jalan Raden Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Jumat, 22 Desember 2017.

Baca Juga

PAUD Hasil Penggalangan Dana Rotary Club Selesai Dibangun

GARUT, (PR).- Gedung pendidikan anak usia dini (PAUD) Mawar yang didirikan melalui penggalangan dana oleh Rotary Club Bandung Kota Kembang akhirnya selesai dibangun. Dengan adanya gedung baru, anak-anak kini bisa belajar dengan nyaman.

Arus Lalu Lintas Kuningan Mulai Padat Merayap

KUNINGAN, (PR).- Mendekati Lebaran 1439 Hijriyah, ruas jalan Siliwangi, Kabupaten Kuningan, dalam beberapa hari terakhir mulai kerap diwarnai arus kendaraan padat merayap.

Tak Ada Hujan Tak Ada Angin, Pohon Tumbang Menimpa Mobil

DEPOK, (PR).- Meski tak ada hujan dan angin kencang, sebuah pohon tumbang menimpa mobil dengan nomor polisi B 1924 WKG di kawasan jembatan layang Universitas Indonesia, Jalan Margonda Raya, Pondok Cina, Kota Depok, Selasa 22 Mei 2018.