Penetapan Nomor Urut Pilwalkot Sukabumi 2018 diwarnai Protes, Ini Penyebabnya

nomor urut pilwalkot sukabumi 2018/AHMAD RAYADIE/PR

SUKABUMI, (PR). Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut pasangan calon dalam Pilwalkot Sukabumi 2018 di Gedung Juang 45, Selasa 13 Februari 2018 diwarnai aksi protes dan ancaman boikot dari para pendukung calon yang hadir. Hal itu dipicu oleh kesalahan ucapan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi, Hamzah yang dinilai sebagai jargon dari salah satu paslon.

Meskipun demikian, ketegangan akhirnya bisa mereda setelah Hamzah meminta maaf dalam forum dan melalui media massa atas kesalahan yang tak disengaja itu. Proses pengundian nomor urut pun kembali berlangsung dengan lancar setelah itu.

Dari hasil pengundian, KPU Kota Sukabumi akhirnya menetapkan pasangan Jona Arizona-Hanafie Zain (Ijabah)  yang diusung Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrasi indonesia Perjaungan (PDI Perjuangan) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Partai Golongan Karya (Golkar),  sebagai pasangan nomor urut 1.  Disusul  Achmad Fahmi-Andri Setiawan (Faham) yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat memperoleh nomor urut 2.

Sementara itu pasangan Mulyono dan Ima Slame (Mulia) yang diusung Partai Nasional Demokrasi (Nasdem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) memperoleh nomor urut 3. Terakhir, Dedi R Wijaya-Hikmat Nuristawan (Dermawan) diusung  Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan  Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) memperoleh nomor urut 4. 

Joget Bersama

Suasana semakin cair dan penuh kekeluargaan saat para paslon dan pendukung mereka berjoget bersama setelah mengambil undian nomor urut. Bahkan calon Wakil Walikota Sukabumi dari pasangan Ijabah, Hanafie Zain sempat bernyanyi Bento dan diiringan para pendukungnya.

Lagu lawas yang dinyayikan penyanyi legendaris, Iwan Fals tidak disia-siakan pasangannya, calon Walikota  Jona Arizona turut bernyayi bersama. Aksi mereka pun mengundang pasangan lainnya untuk turut bernyanyi dan bergoyang bersama.

Bahkan seluruh staf dan karyawan KPU, turut bernyanyi bersama  penuh semangat. Mereka meluapkan kegembiraan dengan disaksikan oleh Walikota Sukabumi, Mohamad Muraz, Kapolres Sukabumi Kota, Susatyo Purnomo Condro, dan Dandim 0607 Sukabumi Kota Mohamad Mahfud As’at.

Aksi  penuh keakraban jauh dari kontestan Pilwalkot Sukabumi mendatang  mengundang aplus dari sejumah tokoh dan elemen masyarakat. Mereka berharap pada perhelatan pilwakot tidak terjadi peseruan yang dapat mengakibatkan tercoreng  dan ternodainya pesta demokrasi.

“Kami sangat mengaparesiasi semangat seluruh pasangan calon. Mudah-mudahan pesta demokrasi berjalan aman, damai dan kondusif. Kebersamaan  kini tercermin hari ini. Intinya siap menang dan siap belum menang,” kata ketua KPU Kota Sukabumi, Hamzah.***

Baca Juga

Faham Unggul Sementara di Pilwalkot Sukabumi 2018

SUKABUMI, (PR).- Hasil rekapitulasi form C1 yang dilansir dari infokpujabar.org, pasangan Achmad Fahmi-Andri Setiawan (Faham) unggul sementara di Pilwalkot Sukabumi 2018. 

Ratusan Pasien RSUD Syamsudin Tidak Bisa Menggunakan Hak Pilihnya

SUKABUMI, (PR).- Ratusan pasien dan keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin, Kota Sukabumi, tidak bisa menggunakan hak pilihnya. Mereka tidak bisa ikut serta dalam  pesta demokrasi Pilgub Jabar 2018 dan Pilwalkot Sukabu