Nashrudin Azis, Media Sosial untuk Komunikasi dengan Warga

Wakil Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis (kanan) menyalami salah satu dari 227 orang pejabat di lingkungan Pemkot Cirebon yang dilantiknya, di Pusdiklatpri Jumat (6/2/2015) lalu. Nasrudin Azis dipastikan bakal dilantik menjadi Wali Kota Cirebon, menggant
Nashrudin Azis (kanan)/ANI NUNUNG/PR

SEMPAT menjadi pendidik dan juga pengusaha, Nashrudin Azis kemudian memilih untuk terjun ke dunia politik. Nashrudin resmi dilantik menjadi Wali Kota Cirebon sisa masa jabatan 2013-2018 pada 26 Maret 2015. 

Pria yang akrab disapa Azis ini sebelumnya merupakan Wakil Wali Kota Cirebon. Namun, ia harus menggantikan wali kota sebelumnya, Ano Sutrisno, yang meninggal 19 Februari 2015.

Selama ia memimpin Kota Cirebon, masyarakat menilai kalau Nashrudin Azis merupakan sosok yang ramah, sopan, tegas, dan dekat dengan masyarakat. Hal itu juga tampak pada media sosial Instagramnya.

Melalui akun media sosialnya, pria yang suka membaca ini kerap mengunggah foto-foto kegiatannya. Seperti kebanyakan pemimpin saat ini, untuk lebih dekat dengan masyarakatnya Azis juga sering membalas komentar-komentar warganet dengan jawaban santai.

Ia mengaku, akun media sosial miliknya dikendalikan langsung oleh dirinya sendiri saat waktu luang. Menurut dia, media sosial bisa menjadi alternatif untuk berkomunikasi ketika tidak bisa bertatap langsung dengan masyarakat.

Pasangan Sehati

Mengemban tugas sebagai pemimpin itu baginya adalah tantangan sekaligus cobaan. Ia sadar betul jika terjun di politik tak lepas dari opini-opini negatif. Oleh sebab itu, Azis menggunakan media sosial sebagai sarana untuk masyarakat yang ingin menyampaikan masukan ataupun kritikan.

Sekarang, setelah ia dipercaya memimpin Kota Cirebon, Nashrudin Azis kembali maju dalam Pilwakot Cirebon 2018 sebagai calon wali kota. Nashrudin yang mantap menggandeng Ketua DPD Nasdem Kota Cirebon Eti Herawati mengusung jargon "Sehati" sebagai visinya.

Jargon tersebut merupakan kepanjangan dari sehat, hijau, agamis, tenteram, dan inovatif. Melalui visinya, kedua pasangan ini mengajukan misi untuk mewujudkan Kota Cirebon sebagai kota kreatif berbasis budaya dan sejarah.***

Baca Juga

Iwan Setiawan Berharap Dukungan Warga Bogor Selatan

IWAN Setiawan merupakan satu-satunya putra daerah asal Bogor Selatan yang menjadi Calon Wakil Bupati di Pilbup Bogor 2018. Ia diusung PPP, Gerindra, dan PKB bersama pasangannya Ade Yasin.

Ade Ruhandi, dari Kepala Desa hingga Ketua Partai

ADE Ruhandi meniti kariernya sebagai Kepala Desa Cileuksa selama 10 tahun dari 1998-2008. Ia kemudian berhasil menembus parlemen dengan duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor selama dua periode.

Ratusan Surat Suara Pilwalkot Cirebon 2018 Rusak

CIREBON, (PR).- Sebanyak 291 surat suara Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Cirebon ditemukan dalam kondisi rusak dan cacat. Jumlah surat suara yang rusak tersebut hasil dari penyortiran dan pelipatan surat suara.