Hasil Polling Pilgub Jabar 2018, Siapa Pemenangnya?

Ilustrasi Pilgub Jabar/JUSTIA GANANG

PERHELATAN demokrasi Pilkada Serentak 2018 resmi digelar sejak 8 Januari 2018. Komisi Pemilihan Umum mulai membuka pendaftaran bagi para bakal calon kepala daerah dan wakilnya yang nantinya akan diproyeksikan memimpin daerah.

Di Jawa Barat ada 17 pilkada yang digelar serentak tahun ini. Ada 1 tingkat provinsi, 6 tingkat kota, dan 10 tingkat kabupaten. Meski demikian, dinamika pilkada di tingkat provinsi ternyata menyedot perhatian lebih besar dibandingkan dengan di tingkat kabupaten maupun kota.

Ada beberapa faktor mengapa perhelatan Pilgub Jabar 2018 ini begitu menyita perhatian publik. Pertama, kemungkinan karena munculnya sejumlah tokoh penting yang ikut menjadi peserta pilkada dan dinamika selama proses pencalonannya. Perhatian nasional juga tertuju pada tokoh-tokoh di Jabar tersebut hingga mendapatkan sorotan yang lebih besar dari media.

Kedua, Jabar adalah miniatur Indonesia. Peneliti komunikasi politik dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Karim Suryadi memandang bahwa Jawa Barat sebagai instrumen penting politik elektoral pada skala nasional. Itu sebabnya, Jawa Barat mendapatkan perlakuan khusus oleh semua partai politik yang berkepentingan.

Di Jawa Barat, ada empat pasangan calon yang mendaftar di KPU Jabar hingga 10 Januari 2018. Keempat pasangan itu adalah:

  1. Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, diusung Partai Golkar dan Demokrat
  2. Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, diusung Partai Nasdem, PPP, PKB, dan Hanura
  3. Sudrajat-Ahmad Syaikhu, diusung Partai Gerindra, PKS, dan PAN
  4. Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan, diusung PDI Perjuangan

Saat ini, KPU melakukan verifikasi para pasnagan calom tersebut dan baru akan ditetapkan 12 Februari 2018.

Selama seminggu, Pikiran Rakyat menggelar dua polling dengan isi pertanyaan yang serupa di situs pikiran-rakyat.com dan Twitter @pikiran_rakyat. Polling dibuka 10 Januari 2018 dan ditutup 17 Januari 2018. Tingkat partisipasi di situs Pikiran Rakyat berjumlah 5.399 pemilih. Sementara partisipasi di Twitter sebanyak 48.951 pemilih.

Berikut adalah hasilnya:

Di situs pikiran-rakyat.com

Di Twitter @pikiran_rakyat

Melek politik

Polling yang digelar Pikiran Rakyat ini bukanlah satu-satunya. Beberapa media lain juga menggelar hal serupa. Hasil polling ini tentunya sangat jauh dari kondisi aslinya saat pemungutan suara pada 12 Juni 2018 nanti karena banyak sekali faktor yang menentukannya.

Polling yang digelar Pikiran Rakyat ini sebenarnya bukan untuk mengukur kekuatan pendukung pasangan calon. Di sini, kami tidak melihat siapa menang siapa kalah, tapi hanya ingin melihat, sejauh mana masyarakat Jawa Barat melek terhadap proses Pilgub Jabar 2018 yang akan menentukan pemimpin mereka selama lima tahun mendatang.

Dari hasil seminggu ini, dapat disimpulkan -walau sangat kasar- warga Jabar mengetahui proses pilgub, mencoba mencari tahu siapa calon-calonnya (terlihat dari jumlah klik profil calon peserta pilgub), memberi tahu orang lain tentang calon pilihan mereka (terlihat dari jumlah share), serta mencoba mengemukakan alasan mereka menentukan pilihan tersebut (terlihat dari kolom komentar).

Terlepas dari siapapun pemenang polling ini, semua pihak dapat belajar dari hasilnya. Partai politik pengusung pasangan calon dan semua tim pemenangannya dapat mengkaji ulang program yang dapat ditawarkan pada calon pemilih dan dilaksanakan jika menang nanti. Pasangan calon juga dapat terus meningkatkan elektabilitasnya hingga hari pemilihan nanti.

Khusus untuk KPU, hasil ini dapat dijadikan gambaran kasar tingkat partisipasi calon pemilih di Jawa Barat. Bentuk sosialisasi tentang pilkada serentak tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dapat lebih digencarkan agar masyarakat lebih mengenal para calonnya secara sadar.

Jabar kondusif

Yang terpenting adalah untuk warga Jawa Barat sendiri. Proses Pilpres 2015 dan Pilgub DKI Jakarta tahun lalu yang ingar-bingar dapat dijadikan pelajaran berharga. Jangan sampai keriuhan itu kemudian berubah menjadi kontraproduktif dan bertentangan dengan tujuan mencari pemimpin terbaik Jawa Barat.

Jawa Barat yang aman, tenang, tertib, dan kondusif adalah harapan semua. Sambut pesta demokrasi Pilgub Jabar 2018 dengan kepala dingin dan senyuman. Karena siapapun yang akan memimpin Jawa Barat lima tahun ke depan dipastikan merupakan putra terbaik pilihan warga dan diharapkan akan membawa provinsi ini menjadi lebih baik. Amin.***

Baca Juga

Badan Cyber Provinsi untuk Cegah Radikalisme

CIKARANG, (PR).- Maraknya aksi radikalisme dan terorisme yang terjadi belakangan ini membuat kandidat Gubernur Jawa Barat nomor urut 1 Ridwan Kamil prihatin. Dia pun memikirkan cara baru untuk meredam potensi persebarannya sejak awal.