Buat SIM Tak Harus Sesuai Domisili di KTP

Pembuatan SIM online/HILMI ABDUL HALIM/PR

BOGOR, (PR).- Kepolisian Resor Kota Bogor meluncurkan layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) berbasis jaringan (daring/online), Selasa 16 Januari 2018. Layanan SIM secara online menerima pemohon dari luar domisilinya sesuai yang tercantum di Kartu Tanda Penduduk.

Persyaratan utama dalam pembuatan atau perpanjangan SIM secara daring adalah KTP elektronik. Kepala Polresta Bogor Ulung Sampurna Jaya menjelaskan, data kependudukan yang tercatat dalam KTP elektronik tersebut bisa diakses dan digunakan petugas kepolisian sebagai data dasar SIM.

"Sistem ini mempermudah masyarakat dalam membuat SIM di seluruh Indonesia. Maksudnya, masyarakat dari luar Kota Bogor bisa membuat SIM di Polresta Kedung Halang ini," kata Ulung menegaskan. Untuk mengoptimalisasi pelayanan, jajarannya menambah jumlah komputer, kamera dan lainnya.

Ulung mengaku menyiapkan fasilitas penunjang seperti ruang bermain anak, ruang baca, ruang menyusui, hingga air minum dingin gratis untuk menambah kenyamanan masyarakat. "Dalam sehari, kami bisa mencetak hingga 300 keping SIM," katanya.

Syarat lama

Masyarakat yang ingin membuat atau memperpanjang masa berlaku SIM-nya perlu memastikan nomor induk kependudukannya tercatat di data kependudukan nasional. Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bogor Bramastyo Priaji menjelaskan alur pembuatan SIM secara daring sebenarnya hampir sama dengan sistem sebelumnya.

Pertama, kata dia, pemohon mendaftarkan diri dengan melampirkan surat keterangan sehat dan KTP elektronik. Pemohon akan mendapatkan nomor registrasi apabila persyaratan lengkap khususnya data e-KTP yang sesuai saat dicek secara daring.

"Pemohon lalu mendapat nomor antrean berupa barcode (kode batang) yang digunakan selama proses ujian sampai mengambil SIM yang telah tercetak," kata Bramastyo. Selanjutnya, masyarakat akan mengikuti ujian praktik dan teori secara komputerisasi.

Apabila dinyatakan lulus, pemohon diminta melakukan pembayaran lewat transfer. Pemohon membawa bukti pembayarannya untuk melakukan sesi foto dan mengambil SIM yang telah dicetak. "Kalau lancar tanpa antrean bisa kurang dari satu jam. Yang bikin lama kan antreannya," kata Bramastyo.***

Tahapan Membuat SIM secara online:

1. Pendaftaran menyertakan surat keterangan sehat dan e-KTP.

2. Dapat nomor registrasi berupa barcode setelah registrasi daring e-KTP.

3. Uji praktek dan teori.

4. Kalau lulus ujian lalu melakukan pembayaran ke bank. Biaya pembuatan SIM A (kendaraan roda empat atau lebih) Rp120.000, SIM C (sepeda motor) Rp100.000.

5. Bukti pembayaran dibawa ke bagian pemotretan.

6. Menunggu pencetakan SIM.

You voted 'senang'.

Baca Juga

Pencarian Korban Longsor Puncak Bogor Dihentikan

CIBINONG, (PR).- Petugas gabungan menutup proses pencarian korban longsor di Kecamatan Cijeruk dan Cisarua Kabupaten Bogor pada hari ketiga setelah kejadian, Rabu 7 Februari 2018.

Sebelum Dibuka, Jalur Puncak Diuji Coba

CIBINONG, (PR).- Kepolisian Resor Bogor menguji coba ruas Jalan Raya Puncak yang baru diperbaiki, Senin 19 Februari 2018 siang.