Sutarno, Pensiunan TNI Pendamping Petahana

Imas Aryumningsih-Sutarno/YUSUF ADJI/PR

SOSOK Sutarno sebagai pendamping petahana, Imas Aryumningsih, dalam Pilbup Subang 2018 cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, pensiunan TNI AU ini jarang disebut-sebut dalam daftar nama bakal calon wakil bupati Subang yang akan mendampingi Imas Aryumningsih.

Pria yang dikaruniai tiga anak ini dikenal sebagai sosok yang agamis. Perwira Angkatan Udara ini pernah menjadi Pembina Pondok Pesantren Dzikir Al-Hadad Tanjungwangi, Subang pada 2007 dan Pembina Pondok Pesantren Nurul Anwar Mubtadi’in Wera, Subang pada 2015.

Sebelum mencalonkan diri menjadi wakil bupati Subang, Sutarno kerap melakukan lobi ke sejumlah tokoh agama di antaranya kepada para petinggi Nahdalatul Ulama Kabupaten Subang.

Menurut Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdalatul Ulama Kecamatan Dawuan Toto Ubaidillah, Sutarno telah membangun kedekatan dengan para ulama Nahdalatul Ulama dan pimpinan pesantren. Hal itulah yang semakin memantapkan dia untuk ikut meramaikan Pilbup Subang 2018.

Pendidikan dan karir

Pendidikannya di ketentaraan dimulai setelah ia lulus dari IKIP Yogyakarta pada 1994. Saat itu, pria yang hobi berolahraga dan membaca ini melanjutkan pendidikan informalnya di Sekolah Perwira Prajurit Karier (SEPA PK) TNI.

Adapun beberapa pendidikan informal lainnya yang pernah ia ikuti yakni di Sus Para Dasar TNI pada 1996 dan Kursus Tenaga Pendidik TNI pada 1998.

Sutarno melanjutkannya di Sekolah Komando Kesatuan TNI Angkatan Udara (Sekkau) pada 2003, Sus Adm. Benmat pada 2007, dan di Seskoau pada 2010.

Kariernya di TNI AU bisa dibilang cemerlang. Beberapa penghargaan pun pernah ia raih di antaranya Satyalancana Dwidya Sistha I dan II. Penghargaan lainnya adalah Satyalancana Kesetiaan 8 tahun dan Satyalancana Kesetiaan 16 tahun.***

Baca Juga

Agus Masykur Rosyadi Aktif Membantu Petani

AGUS Masykur Rosyadi atau yang akrab disapa Kang Akur merupakan calon wakil bupati Subang 2018. Pria kelahiran Subang, 4 Agustus 1972 tersebut mulai aktif di dunia politik sejak tahun 2000-an.