Calon Independen Pilkada Garut Percaya Diri Lawan Wajah-wajah Lama

Pelamar jalur independen/RANI UMMI FADILA/PR
SONI Sondani-Usep Nurdin, pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati dari jalur independen mendaftar ke KPU Kabupaten Garut, Selasa 9 Januari 2018. Soni-Usep tak gentar melawan wajah-wajah lama dalam Pilkada Kabupaten Garut 2018.*

GARUT, (PR).- Pasangan Soni Sondani-Usep Nurdin menjadi pendaftar pertama calon bupati dan wakil bupati Garut dari jalur independen pada Pilkada Kabupaten Garut 2018. Calon independen Soni-Usep yakin menang melawan wajah-wajah lama pada Pilkada Kabupaten Garut 2018.

Soni-Usep mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati ke KPU Kabupaten Garut, sekitar pukul 10.00. KPU Kabupaten Garut menyatakan, berkas wajib yang harus diserahkan Soni-Usep hari ini sudah lengkap.

Soni-Usep merupakan wajah baru dalam politik. Soni merupakan pengusaha kuliner di Kabupaten Garut, sedangkan Usep merupakan konsultan ekonomi.

Namun, keduanya tak gentar melawan wajah-wajah lama yang menjadi pesaing dalam Pilkada 2018. Justru, Soni dan Usep menawarkan pilihan baru bagi masyarakat yang butuh perubahan.

"Masyarakat sudah tahu jamannya Agus Supriadi bagaimana, Agus Hamdani bagaimana, Rudy Gunawan bagaimana. Mungkin masyarakat butuh pembaharuan dan alternatif," ucap ia di KPU Kabupaten Garut, Selasa 9 Januari 2018. 

Soni menawarkan visi menjadikan Garut sebagai daerah yang aman dan sejahtera. Aman tidak hanya secara harfiah, tetapi juga aman dari segi ekonomi dan sistem birokrasi. Setelah menciptakan Garut yang aman, otomatis akan tercipta Garut yang sejahtera. 

Meski demikian, pasangan Soni-Usep masih harus berupaya mengumpulkan kekurangan dukungan untuk dapat ditetapkan sebagai calon independen bupati oleh KPU Kabupaten Garut. Berdasarkan data KPU Kabupaten Garut, Soni-Usep hanya mengantongi 41.552 dukungan yang memenuhi syarat. 

Berarti, jumlah kekurangan dukungan yang harus dikumpulkan sebanyak 151.588 orang. Kekurangan dukungan itu harus diserahkan kepada KPU Kabupaten Garut antara 18 Januari 2018 hingga 20 Januari 2018. 

Sudah 145.000 dukungan

Ketua tim sukses Soni-Usep, Didin Wahyudin sudah menggerakkan para relawan untuk kembali mengumpulkan dukungan untuj Soni-Usep. Tim relawan disebut masih solid berupaya memajukan calon independen Soni-Usep dalam Pilkada 2018.

Setiap relawan di tingkat desa bahkan ditargetkan mengumpulkan 500 Kartu Tanda Penduduk. Didin mengklaim, saat ini, dukungan untuk Soni-Usep sudah mencakup 370 desa. "Kami door to door mengumpulkan dukungan. Namun, saya berpesan kepada relawan untuk mengumpulkan dukungan yang sebenar-benarnya," ucap Didin.

Ia tak ingin kembali terjadi adanya dukungan fiktif untuk Soni-Usep. Soalnya, KPU akan kembali menverifikasi faktual berkas dukungan yang diserahkan pada 18 Januari 2018 nanti. 

Didin mengklaim, saat ini, pihaknya sudah berhasil mengumpulkan 145.000 kekurangan dukungan yang harus dipenuhi. Ia memastikan, pasangan Soni-Usep akan menyerahkan kekurangan dukungan pada 18 Januari 2018.***

Baca Juga

Ridwan Kamil Beri Santunan untuk Keluarga Haringga

BANDUNG, (PR).- Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, mengutuk keras pelaku penganiayaan berujung maut yang menimpa salah satu pendukung Persija Haringga Sirila, Minggu 23 September 2018.