Bahas Pilgub Jabar, Zulkifli Hasan Segera Temui Deddy Mizwar

Zulkifli Hasan dan Deddy Mizwar/HUMAS PEMPROV JABAR
KETUA MPR RI Zulkifli Hasan dan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar setelah acara sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di kantor Dinas Pendidikan Jabar di Kota Bandung, Kamis 15 Juni 2017 lalu.*

JAKARTA, (PR).- Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan mengatakan dirinya akan segera bertemu Deddy Mizwar untuk finalisasi persiapan Pilkada Jawa Barat 2018. Pertemuan itu dijadwalkan paling lambat pada 8 Januari 2018.

"Jadi saya mau jumpa dengan Deddy Mizwar dulu, sebelum tanggal 8 Januari 2018," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa 2 Januari 2018, seperti diberitakan Kantor Berita Antara.

Dia mengatakan, partainya ingin mengetahui lebih jauh mengenai sikap Deddy Mizwar yang akan maju dalam Pilkada Jabar 2018. Hal itu menurut dia, terkait dengan kabar bahwa Deddy Mizwar akan berpasangan dengan kader Golkar seperti yang diberitakan di media massa.

"Kami ingin tanya juga sikapnya, saya lihat di koran kan Demiz (Deddy Mizwar) akan berpasangan dengan Golkar, kami lihat bagaimana," ujarnya.

Menurut dia, konstelasi di Pilkada Jabar 2018 belum semuanya final. Hal itu terkait sikap PAN yang dikabarkan mendukung pasangan Sudjarat-Syaikhu yang diusung Partai Gerindra dan PKS.

Zulkifli menegaskan, partainya masih menimbang-nimbang terkait dukungan terhadap Sudrajat-Syaikhu. Baru dalam satu atau dua hari ini, akan ditentukan sikap akhir PAN. "Satu atau dua hari ini diputuskan. Ini baru masuk dan belum ada komunikasi," katanya.

Hati untuk Deddy Mizwar

Sebelumnya, Zulkifli Hasan mengatakan partainya masih ingin tetap mengusung Deddy Mizwar dalam Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat tahun 2018, namun masih melihat perkembangan terakhir.

"Hati saya masih di Demiz (Deddy Mizwar), tapi saya tidak bisa sendiri. Karena itu saya nanti lah terakhir bagaimana memikirkannya Jabar itu," kata Zulkifli Hasan di Jakarta, Jumat 29 Desember 2017 lalu.

Zulkifli Hasan mengatakan sejak awal PAN mendukung Deddy Mizwar tanpa syarat. Partainya tidak memberikan syarat khusus kepada Deddy jika ingin mendapatkan dukungan, termasuk soal bakal calon wakil gubernur Jabar.

Dia menjelaskan, PAN hanya meminta Deddy bekerja keras dan rajin berkeliling bersama dirinya di Jabar minimal satu pekan sekali. "Kalau saya, saya koalisi tanpa syarat, asalkan Deddy bersumpah kerja bagus dan bersungguh-sungguh demi Jabar. Saya tidak meminta wakil, namun hanya meminta sehari dalam seminggu keliling Jabar bersama saya," ujarnya.

Dia menjelaskan, pada awalnya Deddy masih mengantongi dukungan dari PKS dan Gerindra. Namun dalam perjalanannya, antara Gerindra dan Deddy Mizwar terdapat masalah. Menurut dia, sebagai partai yang masuk tiga besar Pemilu 2014, Gerindra merasa tidak mendapatkan posisi di Pilgub Jabar lantaran Deddy adalah kader Partai Demokrat dan Syaikhu dari PKS.

"Oleh karena itu, akhirnya agar dapat Gerindra jadinya mengusung Sudrajat. Dan PKS karena sudah koalisi lama setuju Sudrajat-Syaikhu," katanya.

Sebelumnya, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) sepakat mengusung pasangan Mayjen (Purn) Sudrajat dan Ahmad Syaikhu sebagai bakal calon pasangan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat di Pilkada 2018.***

Baca Juga

Dedi Mulyadi: Jangan Kasih Kaos Harga Rp 5.000

BANDUNG, (PR).- Susilo Bambang Yudhoyono datang langsung menghadiri deklarasi 2DM di Sasana Budaya Ganesha, Kota Bandung, Selasa 9 Januari 2018. SBY datang bersama Ani Yudhoyono dan Sekjen Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono.