Sudah Pilih Nama, Bima Arya Siap Umumkan Pendampingnya di Pilwalkot Bogor

bima arya bogor kemerdekaan indonesia (2).JPG
Bima Arya/HILMI ABDUL HALIM/PR
BIMA Arya saat bermain tarik tambang bersama warga Kota Bogor beberapa waktu lalu.*

BOGOR, (PR).- Petahana Wali Kota Bogor, Bima Arya mengaku telah menentukan satu nama yang akan menjadi wakilnya dalam Pemilihan Wali Kota Bogor 2018. Ia berencana untuk mengumumkannya pekan ini sebelum pergantian tahun.

Bima memastikan itu saat ditemui di Taman Kencana Kota Bogor setelah memantau dan menghadiri pelaksanaan Misa Natal di sejumlah gereja, Minggu 24 Desember 2017 malam. "Sudah ada (pilihan), sudah finalisasi. Tinggal diumumkan. Mudah-mudahan beberapa hari lagi," katanya menegaskan.

Hingga saat ini, Bima Arya masih merahasiakan identitas pendampingnya kepada para wartawan. Ia juga tidak mau menjawab figur pilihannya berasal dari empat orang peserta penjaringan yang dilakukan Partai Amanat Nasional (PAN) atau di luar itu.

Ia hanya mengatakan sosok pilihannya bisa jadi tidak mengejutkan masyarakat. Khususnya bagi para pendukung yang menantikan keputusan tersebut. "Nanti dibilang surprise ternyata tidak surprise," kata Bima menjawab singkat. Ia meminta masyarakat bersabar menunggu pengumuman tersebut.

Menanggapi deklarasi dua kubu koalisi partai di Kota Bogor pekan lalu, Bima mengisyaratkan sikapnya tergantung instruksi dewan pimpinan partai di tingkat pusat. Menurutnya, keputusan apapun bisa dipilih selama belum mendaftarkan diri sebagai peserta Piwalkot Bogor 2018 ke Komisi Pemilihan Umum Daerah setempat.

"Namanya juga politik. Ukurannya itu pertama rekomendasi DPP partai untuk (penentuan) pasangan. Kedua adalah pendaftaran ke KPU," kata Bima Arya. Ia mengakui proses negosiasi dengan berbagai partai sampai sekarang juga masih berlangsung. Baik di tingkat pusat, provinsi, maupun daerah.

Penjaringan figur

Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) PAN Kota Bogor sebelumnya telah melakukan penjaringan figur bakal calon Wakil Walikota pendamping Bima Arya pada Pilwalkot Bogor 2018. Keempat nama tersebut adalah Zaenul Mutaqin (Ketua PPP Kota Bogor), Sopian Ali Agam (Ketua Partai Gerindra Kota Bogor), Dadang Danubrata (Ketua PDIP Kota Bogor) dan Susetioyono (Sekretaris Partai Demokrat Kabupaten Bogor).

Belum juga ada keputusan, beberapa figur malah menyatakan sikap melawan petahana dalam Pilwalkot Bogor kali ini. Seperti ditegaskan Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Bogor Dadang Danubrata setelah mendeklarasikan partainya berkoalisi dengan Partai Golongan Karya (Golkar) pekan lalu.

"Kami siap melawan petahana. Artinya kami sudah menutup pintu (koalisi) dengan partai petanaha," kata Dadang di Kantor Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Bogor. Kedua partai pemilik kursi legislatif terbanyak itu berencana menggalang dukungan partai lain untuk bergabung dalam koalisi mereka dan melawan petahana.

Pada hari yang sama, tiga partai lain yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat juga mendeklarasikan koalisi mereka. Bedanya, koalisi tersebut masih membuka diri terhadap petahana untuk bergabung.

Langkah alternatif

Wakil Walikota Bogor sekaligus Ketua Partai Demokrat Kota Bogor Usmar Hariman mengatakan dewan pimpinan di tingkat pusat memang mengintruksikannya bergabung dalam koalisi tersebut. Langkah itu sebagai alternatif bila Bima Arya tidak mau berpasangan lagi dengannya pada Pilwalkot selanjutnya.

Seperti halnya koalisi PDIP-Golkar, koalisi ketiga partai itu juga belum menentukan fitur yang akan diusung sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor. "Secara keseluruhan masing-masing partai memiliki kader-kader terbaiknya dan itu bisa dikolaborasi dengan berbagai metodologi," kata Usmar.

Pimpinan cabang ketiga partai tersebut memastikan keputusan dari tingkat pusat partai masing-masing sudah ada pada akhir 2017. Koalisi mereka dikuatkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani para ketua partai cabang Kota Bogor.***

Baca Juga

Calon Wakil Bima Arya Berinisial D

BOGOR, (PR).- Wali Kota Bogor Bima Arya membocorkan identitas calon wakil wali kota yang akan mendampinginya pada Pemilihan Wali Kota Bogor 2018 berinisial nama D.

Rabu, Bima Arya-Dedie Daftar Pilwalkot Bogor

BOGOR, (PR).- Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Bogor, Bima Arya-Dedie A Rachim berencana mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah setempat, Rabu 10 Januari 2018.