Cari Korban Kapal Tenggelam di Cirata, Basarnas Jabar Tambah Personel

Pencarian Korban Tenggelam/MOCH. IQBAL MAULUD/PR
TIM Gabungan masih lakukan pencarian terhadap korban hilang tenggelam di Waduk Cirata pada Jumat 22 Desember 2017 sore.*

PURWAKARTA, (PR).- Sebanyak 87 personel dari Basarnas Jawa Barat diterjunkan untuk mempercepat penemuan korban tenggelamnya perahu mesin tempel di Waduk Cirata.

"Jadi kita tambah 87 personel untuk membantu penemuan jenazah. Cuma kendala yang utama adalah jarak pandang di air baru di kedalaman 15 meter sudah 0 persen. Sehingga mempersulit penemuan tersebut," kata Kepala Basarnas Jabar, Riyadi, di Kampung Rawa Taal, Desa Tegaldatar, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Jumat 21 Desember 2017.

Riyadi juga menambahkan untuk penyelaman saat ini baru sepanjang 50 meter dari lokasi tempat jatuhnya korban. Sementara untuk kedalaman pun diusahakan akan ditambahnya hingga kedalaman 50 meter setelah sebelumnya berkutat di kedalaman 15-30 meter.

"Sementara untuk penyelaman akan berlangsung hingga pukul 17.00 karena mengingat cuaca yang dikhawatirkan hujan. Selain itu karena di lokasi, langit sudah mulai gelap," ucapnya.

Incident Commander yaitu Dandim 0619 Kabupaten Purwakarta, Ary Maulana menambahkan, Satgas akan melakukan penyisiran lebih jauh.

"Yang tadinya hanya sampai 30-50 meter dari lokasi jatuhnya kapal, kami akan perluas hingga 200 meter, ke semua arah. Doakan saja semuanya membuahkan hasil," ucapnya.

Senada dengan Riyadi, Ary juga menyatakan jarak pandang di lokasi sangat terbatas sehingga menyulitkan pencarian. "Air di Waduk Cirata agak keruh di dalam, jadi sulit untuk lakukan pencarian," ucapnya.

Apalagi kata dia, banyaknya kolam jaring terapung juga menambah kesulitan pencarian. "Saya juga memperhitungkan apabila korban bisa tersangkut di KJA ini," ucapnya seraya menambahkan eceng gondok juga sedikit mempersulit pencarian ini.

Berikut data korban hilang sebanyak 6 orang tersebut:

Ny. I'at (45) pekerjaan ibu rumah tangga, Alamat Kampung Rawa Baru, Desa Sinargalih Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta.

Tn Dadang (45) pekerjaan buruh, alamat sama seperti diatas.

Ny Erus (40), pekerjaan ibu rumah tangga, alamat sama seperti diatas.

Dudun (8) pelajar, alamat sama seperti yang diatas.

Siti Nurasanah alias Bibi (10) pelajar, alamat seperti diatas.

Ny Cicah Umur (40) pekerjaan ibu rumah tangga, alamat seperti yang diatas.***

Baca Juga

Warga Lingkar Barat Diminta Tak Jual Tanah

PURWAKARTA, (PR).- Warga di sekitaran Jalan Lingkar Barat di Purwakarta diminta tidak menjual tanah atau bangunan yang dimilikinya. Justru pembangunan jalan tersebut bertujuan agar perekonomian warga sekitar menjadi berkembang.