Korban Mutilasi Ternyata Sales Marketing Meikarta

Foto Siti Saidah, korban mutilasi semasa hidup.

KARAWANG, (PR).- Mayat korban mutilasi yang ditemukan di Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, diketahui bekerja sebagai Merketing Meikarta. Sebelum menikah dengan pelaku, korban sempat bekerja sebagai pemandu lagu di sebuah tempak karoke di kawasan ases tol Karawang Barat.

Saat menjadi PL, korban menggunakan nama Nindy atau Desi Wulandari. Sementara dalam akun facebooknya, korban memakai nama Sinok Sizuka. Padahal nama asli korban adalah Siti Saidah, asal  Kampung Mejarjaya RT.03/01 Desa Gunungmulya,  Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.

Hal tersebut terungkap saat kepolisian Resor Karawang melakukan keterangan pers kasus itu di Mapolres setempat, Kamis 14 Desember 2017. "Setelah bagian badan korban ditemukan, kami terus menggali informasi
dari berbagai pihak," ujar Wakil Kepala Kopolisan Resor Karawang, M. Rano Hadianto, Kamis 14 Desember 2017.

Menurut dia, setelah sepakan Satuar Reserse bekerja ekstra keras, akhirnya, identitas korban bisa diketahui. Bahkan pelaku pembunuhan sadis itu bisa dibekuk. Dia adalah suami korban bernama Muhammad Holili (MH).

"Pelaku mengaku nekad menghabisi nyawa istrinya karena korban terus menerus merengek minta dibelikan mobil," kata Rano.***

Baca Juga

NPCI Karawang Mati Suri, Atlet Difabel Tetap Ikuti Kejurda

KARAWANG, (PR).- Kendati National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Karawang sedang mengalami ‘mati suri’,  namun Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Karawang, tetap mengirimkan atlet voli duduk untuk mengikuti kejuaraan

Pimpinan Begal Tewas Ditembak Petugas

KARAWANG, (PR).- Kr alias Odet (19), seorang penjahat jalanan yang kerap meresahkan masyarakat, akhirnya tewas ditembus peluru.

Pemodal Asing Dominasi Investasi di Karawang

KARAWANG, (PR).- Penanaman Modal milik Asing (PMA) masih mendominasi nilai investasi yang masuk ke Kabupaten Karawang di 2017 lalu. Mereka membangun pabrik sebanyak 520 unit dengan nilai investasi sebesar  1,4 juta Dolar Amerika.