Jangan Khawatir, Kapasitas Kereta Api Masa Liburan Kembali Ditambah

Musim liburan/ANI NUNUNG ARYANI/PR
PENUMPANG mulai memenuhi perjalanan kereta api, bersamaan dengan datangnya musim liburan sekolah Selasa 12 Desember 2017.

CIREBON, (PR).- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 3 Cirebon mengerahkan empat kereta api tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Penumpang kereta api diprediksi meningkat cukup signifikan dibanding musim libur yang sama di tahun sebelumnya.

Kereta api tambahan itu yakni Cireks fakultatif relasi Stasiun Cirebon-Stasiun Gambir berkapasitas 880 tempat duduk, Argo Jati tambahan relasi Stasiun Cirebon-Stasiun Gambir dengan 600 tempat duduk, Argo Jati fakultatif relasi Stasiun Cirebon-Stasiun Gambir dengan 800 tempat duduk dan Senja/Fajar Utama relasi Stasiun Cirebon-Stasiun Pasar Senen dengan 1.076 tempat duduk.

Masyarakat yang ingin mendapat tiket KA tambahan, dapat membeli di seluruh channel resmi penjualan tiket KA mulai 1 November 2017 lalu.

Menurut Manajer Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro, volume penumpang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 diprediksi naik 5%, dibandingkan tahun lalu. "Pada masa angkutan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 volume penumpang tercatat 119.923 orang. Pada musim libur kali ini volume diperkirakan naik menjadi 126.231 penumpang," katanya Selasa 12 Desember 2017.

Menurut Kris, tiket angkutan kereta api untuk libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 (Nataru) mulai diburu.

Berdasarkan data PT KAI Daop 3 Cirebon, okupansi KA pada 22 Desember mencapai 74%, pada 23 Desember mencapai 81%, pada 24 Desember mencapai 65%, pada 25 Desember mencapai 69%, dan pada 26 Desember mencapai 74%. 

“PT KAI menetapkan masa angkutan Nataru kali ini selama 17 hari, mulai 22 Desember 2017 hingga 7 Januari 2018. Pada lima hari pertama sejak masa angkutan Nataru diberlakukan yakni 22-26 Desember 2017, tiket yang terjual rata-rata sudah di atas 60%,” papar Kris.

Dari prediksi jumlah penumpang musim kali ini, rata-rata kapasitas angkut 5.693 penumpang/hari. Untuk melayani masyarakat yang hendak pulang kampung atau sekedar berlibur menggunakan KA, pihaknya kembali mengoperasikan beberapa KA tambahan dengan total 3.356 tempat duduk.

Lebih jauh dia mengatakan, para pengguna aplikasi KAI Access yang sudah mengunduh versi terbaru dan membeli tiket KA dari aplikasi ini, mulai 2 Oktober 2017 fasilitas check in secara online, bisa dilakukan langsung dari aplikasinya.

Setelah melakukan check in melalui aplikasi, pengguna jasa KA akan mendapat e-boarding pass. Proses check in dan unduh e-boarding pass ini dapat dilakukan mulai dari dua jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api.

"Masyarakat yang telah mendapat e-boarding pass, tak perlu lagi melakukan check in dan cetak boarding pass di mesin Check In Counter (CIC) di stasiun. Langsung saja menuju boarding gate untuk pemeriksaan identitas dengan menunjukkan e-boarding pass kepada petugas," bebernya.

Sarana disiapkan

Terkait dengan persiapan dari aspek sarana, katanya, pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru kali ini, PT KAI Daop 3 Cirebon  menyiapkan 16 unit lokomotif dan 80 unit armada kereta, serta satu unit crane.

Sementara dari aspek prasarana, pihaknya menyiagakan pula alat material untuk siaga (amus) di daerah-daerah yang rawan bencana alam.
Tenaga flying gank, Petugas Penilik Jalan (PPJ) ekstra, Penjaga Jalan Lintas (PJL) ekstra, dan petugas posko daerah rawan, juga disiagakan di sepanjang perlintasan untuk mencegah terjadinya gangguan perjalanan kereta api.

“Total sebanyak 234 petugas disiagakan dengan rincian 34 personil PPJ ekstra, 154 personil PJL ekstra, enam personil posko daerah rawan, dan 40 personil pengamanan kewilayahan, “ katanya. 

Menurut Kris, walau jumlah PJL ditingkatkan, seluruh masyarakat pengguna jalan harus tetap mematuhi rambu-rambu di pelintasan sebidang. 

Dia menyebutkan, sesuai Undang Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ), perjalanan KA mendapat prioritas di jalur yang bersinggungan dengan jalan raya.***

Baca Juga

Truk Tabrak Mobil, Fian Tewas Seketika

SUMBER, (PR).- Satu orang tewas dan satu orang lagi luka-luka dalam tabrak lari di jalan tol Palikanci km 201 jalur B arah Jakarta, atau tepatnya di Desa Cempaka, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Kamis 4 Januari 2018 pagi.