Wali Kota Bekasi Raih Penghargaan Wali Kota Entreprenuer Award 2017

Wali Kota Entreprenuer Award 2017/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR
KEPALA Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Bekasi Encu Hermana mewakili Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menerima penghargaan "Wali Kota Entreprenuer Award 2017" dari KIN ASEAN Award, Kamis, 7 Desember 2017.*

BEKASI, (PR).- Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meraih penghargaan "Wali Kota Entreprenuer Award 2017" atas kinerjanya menggariskan kebijakan penyerapan investasi sesuai target 2017.

"Penghargaan ini merupakan pengakuan pihak luar atas pemikiran visioner Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam membangun daerahnya," ucap Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Bekasi Encu Hermana, Kamis, 7 Desember 2017.

Encu mewakili Rahmat menerima penghargaan dari KIN ASEAN Award. Selain Rahmat, ada empat kepala daerah lain yang menerima penghargaan serupa, yakni Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani, dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Menurut Encu, fokus penilaian penghargaan ditujukan pada kinerja kepala daerah dalam menggariskan kebijakannya terhadap target penyerapan investasi selama kurun waktu 2017. Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Bekasi mencatat hingga triwulan III 2017 Kota Bekasi telah meraup investasi total mencapai Rp 7,8 triliun dari potensi yang dipetakan sebesar Rp10 triliun. Investasi tersebut berasal dari sektor usaha properti, ritel, serta  jasa dari kalangan investor dalam dan luar negeri.

Kepastian hukum

Secara terpisah, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pertumbuhan investasi di wilayahnya berkorelasi positif pada pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia Kota Bekasi yang saat ini menduduki peringkat kedua tertinggi di Provinsi Jawa Barat.

"Penduduk Kota Bekasi saat ini sudah mencapai 2,6 juta jiwa dengan luas wilayah 210.000 kilometer per segi. Saat ini terjadi kepadatan luar biasa di Kota Bekasi, tapi kita meraih kedua terbaik di Jabar IPM di atas angka 79 serta laju perekonomian dan inflasi yang luar biasa," katanya. 

Rahmat menambahkan, para pengusaha tidak pernah mengkhawatirkan nilai investasi yang ditanam di Kota Bekasi, sebab sudah ada kepastian jaminan hukum. 

"Bukan saja kenyamanan berinvestasi, termasuk sarana transportasi kami bangun untuk memperlancar barang berikut pembangunan sarana dan 
prasarana umumnya," katanya.***

Baca Juga

Panwas Pemilu Kota Bekasi Dituding Mandul

BEKASI, (PR).- Panitia Pengawas Pemilu Kota Bekasi dituding mandul. Ini karena karena mereka tidak memproses laporan dugaan ketidaknetralan Sekretaris Daerah Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji.

Nur Supriyanto-Adhy Firdaus Perkenalkan Kartu Pasti Kerja

BEKASI, (PR).- Setelah memperkenalkan Kartu Bekasi Maju sebagai program andalan jika terpilih sebagai Wali Kota Bekasi periode 2018-2023, kandidat Pemilihan Kepala Daerah Kota Bekasi Nur Supriyanto kembali merilis program andalan lain.