Lomba Pidato Antikorupsi, Para Pelajar Sentil Kasus E-KTP

Antikorupsi/DISKOMINFO PURWAKARTA

PURWAKARTA, (PR).- Di Hari Anti Korupsi Internasional yang jatuh setiap tanggal 9 Desember, Kejaksaan Negeri Purwakarta menggelar lomba pidato untuk pelajar SMA/SMK se-Purwakarta dengan tema antikorupsi.

Lomba pidato tersebut diapresiasi oleh para siswa. Total 20 siswa menunjukkan kebolehannya dalam menyampaikan pesan untuk tidak melakukan korupsi.

Salah satu di antaranya adalah Fitriani (17). Dia menunjukkan kekesalan terhadap kasus korupsi E-KTP. Fitriani pun mengambil contoh bagaimana Setya Novanto seperti kebal terhadap hukum.

"Kesal dan geram atuh. Masa sudah tersangkut kasus tapi kayak yang kebal gitu. Seharusnya korupsi harus ditindak tanpa melihat status," ujar Siswa kelas XI SMAN I Wanayasa tersebut. Perlombaan digelar di Aula Kejaksaan Tinggi Negeri Purwakarta. Kamis 7 Desember 2017.

Kesadaran hukum

Banyaknya peserta yang mengikuti lomba, Kepala Kajari Purwakarta E. Saribanon mengapresiasi para pelajar di Purwakarta yang sadar akan hukum serta mengikuti perkembangan kasus korupsi di Indonesia.

"Bangga anak anak ini mengikuti perkembangan kasus. Tingkat kesadaran hukum sudah ada dan timbul dari generasi muda," ungkapnya.

Untuk peringatan sendiri, Saribanon menambahkan bahwa Kajari Purwakarta akan turun ke Jalan untuk mensosialisasikan sikap antikorupsi terutama pada generasi muda dan masyarakat Purwakarta.

"Kami akan bagikan stiker, PIN dan semuanya turun kelapangan. Kami sosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak mendekati pada sikap dan praktik korupsi," tuturnya.***

Baca Juga

Dedi Mulyadi Jemput Warganya yang Terlantar di Arab Saudi

‎PURWAKARTA, (PR).- Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjemput warganya, Irwanto Samin bin Apan (54) di Bandara Soekarno-Hatta. Irwanto merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terlantar selama 4 tahun di Arab Saudi.