KLB Difteri, Lebih dari 300 Ribu Anak di Purwakarta Akan Diimunisasi DPT

Ilustrasi Vaksin/SCIENCE PHOTO LIBRARY/PR

PURWAKARTA, (PR).- Lebih dari 300 ribu anak di Kabupaten Purwakarta segera akan mendapat imunisasi DPT. Hal ini terkait kondisi luar biasa (KLB) wabah difteri. Imunisasi ini akan dilakukan serentak pada minggu kedua bulan Desember 2017.

"Purwakarta sudah KLB difteri. KLB difteri itu satu kasus saja sudah masuk KLB. Saat ini di Kabupaten Purwakarta sudah ada 29 kasus dengan satu orang meninggal dunia. Untuk itu, kami akan melalukan out break response immunitation (ORI) atau memberikan imunisasi serentak pada 310.150 anak usia 0-19 tahun," ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Purwakarta, Muh Yubaedi Z. di kantornya, Jalan Veteran Purwakarta, Kamis 7 Desember 2017.

Didampingi Kepala Seksi Surveilance dan Imunisasi Dinkes Purwakarta Eva Lystia ‎Dewi, ia menjelaskan, jumlah warga usia 0-19 tahun yang diimunisasi mencapai lebih dari 30 persen warga Purwakarta. Jumlah ini diambil dari total penduduk Purwakarta 2016 versi BPS sebesar 932.701 jiwa.

Imunisasi ini nantinya akan dilakukan di setiap Puskesmas di Purwakarta. Selain itu ada juga sekolah-sekolah yang melaksanakannya.‎ "Jumlah sasarannya usia 1 sampai dengan 15 tahun 71.110 anak, usia 5-7 tahun sebanyak 35.296 anak, dan usia 7-19 tahun sebanyak 203.744 anak. ORI ini akan dilaksanakan sebanyak 3 putaran dengan interval 0-1-6 bulan di seluruh Purwakarta," ujarnya.

Eva menambahkan, meski KLB difteri, angka kasus tahun ini menurun dibanding tahun lalu. Pada 2016, pasien difteri mencapai 49 kasus dengan satu orang meninggal dan tahun ini 29 kasus dengan satu orang meninggal dunia.

"Yang sudah kami lakukan berupa penyediaan anti difteri serum (ADS) dan eritromisin. ‎Kami sempat menemukan kesulitan mencari ADS karena sudah tidak diproduksi, itu karena difteri ini penyakit yang dianggap orang sudah hilang tapi ternyata muncul lagi. Jadi saat kami mencari ADS di produsen tidak ada, kami cari ke daerah lain yang tidak terkena difteri, namun Alhamdulillah ada," ujar Eva. 

Dari 29 kasus yang ada, empat pasien yang dirawat di ruang isolasi. "Kami juga sudah melakukan penghentian transmisi difteri dengan cara pengobatan penderita, pemberian profilaksis terhadap kontak DNA, dan pemberian imunisasi selektif ‎," ujarnya seraya menambahkan ini juga termasuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar dan booster.

Hanya dengan imunisasi

Difteri merupakan penyakit menular yang disebabkan Corynebacterium diptheriae dengan gejala dan tanda klinis demam hingga 38 derajat celcius. Lalu ada Pseudo membrane putih keabu-abuan yang tak mudah lepas dan mudah berdarah di fring, laring atau tonsil. Masa inkubasi penyakit 2-5 hari dan bisa menularkan ke orang lain pada 2-4 minggu sejak masa inkubasi. Masa penularan mencapi 6 bulan. 

"Penyakit bisa menular dengan kontak langsung dengan penderita. Difteri bisa menyebabkan kematian dengan rata-rata 5-10 persen pada anak usia kurang dari 5 tahun. Difteri hanya bisa dicegah dengan memberikan imunisasi DPT minimal 3 dosis saat bayi ditambah booster pada batita dan anak sekolah," ujar Eva.***

Baca Juga

Dedi Mulyadi Jemput Warganya yang Terlantar di Arab Saudi

‎PURWAKARTA, (PR).- Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjemput warganya, Irwanto Samin bin Apan (54) di Bandara Soekarno-Hatta. Irwanto merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terlantar selama 4 tahun di Arab Saudi.

Lagi, Satu Anak Meninggal Dunia Akibat Penyakit Difteri

PURWAKARTA, (PR).- Rafli Zakwan Asykar (11) mengembuskan nafas terakhirnya, pada Sabtu 9 Desember 2017 dini hari. Rafli meninggal dunia diduga kuat karena penyakit difteri yang dideritanya selama lebih kurang satu minggu.

Stadion Purnawarman Purwakarta Jadi Arena Final Liga Desa 2017

PURWAKARTA, (PR).- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo dan Menkominfo Rudiantara didampingi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi membuka pertandingan Final Liga Desa 2017, Minggu, 10 Desember 2