#KlipingPR Pasar Kadungora Garut Dilanda Kebakaran Besar

Ilustrasi kebakaran/DOK. PR

14 November 1994. Sebanyak 591 kios, los, dan jongko di Pasar Kadungora, Garut musnah terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut tetapi sejumlah pedagang dilaporkan pingsan saat melihat harta bendanya hangus terbakar.

Saksi mata menyatakan, di tengah cauca panas, api menyebar dengan cepat. Api mulai membakar kios di bagian belakang pasar sekitar pukul 14.05. Namun, dalam waktu beberapa saat, api sudah menghanguskan ratusan kois, los, dan jongko pedagang kaki lima.

Tiupan angin yang kencang dari arah timur ikut mempercepat rembetan api dari kios ke kios lainnya yang dibangun pada 1978 dan 1982 itu. Api baru bisa dijinakkan menjelang petang sekira pukul 17.00.

Berdasarkan perhitungan sementara kali itu, kerugian materi mencapai sekira Rp 2 miliar. "Mungkin lebih dari Rp 2,5 miliar termasuk kerugian akibat sejumlah rumah di sekeliling pasar yang terpaksa dirusak untuk melokalisasi kobaran api," ujar Bupati Garut tahun 1994 Toharudin Gani didampingi Sekwilda Memet Hamdan.

Secara rinci, 591 jumlah kios, los, dan jongko itu meliputi 333 los, 65 kios, dan 193 pedagang kaki lima.

Kebarkaran tersebut membuat Pasar Kadungoara akhirnya direlokasi ke temnpatnya yang sekarang. Sebelum kebakaran, lokasinya berada tidak jauh dari Stasiun Leles dan bisa diakses langsung dari jalan raya Bandung-Garut tanpa harus berbelok ke Jalan Kadungora Baru seperti saat ini.

Pemda Garut saat itu sudah menyiapkan lahan untuk pasar darurat di lapangan Jayabakti, Kadungora dengan pembagian lahan yang sudah diatur agar para pedagang bisa tetap berjualan.

Saat terjadi kebakaran, Pemda Garut memang tengah membangun pasar baru yang letaknya sekitar 1 km di sebelah barat pasar yang terbakar. "Tapi pembangunannya baru 15 hari dan diperkirakan baru selesai setelah 185 hari," kata Toharudin Gani.

Pasar Kadungora dan sekitarnyna kerap menjadi salah satu titik kemacetan saat jam sibuk. Terlebih, pada masa mudik dan balik Lebaran. Keberadaan delman dan lokasinya yang tidak jauh dari pintu perlintasan kereta api menambah semrawut kawasan itu.***

Baca Juga

Lima Gempa Bumi Guncang Sukabumi dalam Waktu 2 Jam

PALABUHANRATU, (PR).- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG melaporkan, selama kurang dari dua jam, pada Sabtu 7 Juli 2018,  gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi.

Ade Yasin dan Iwan Setiawan Menangi Pilbup Bogor 2018

CIBINONG, (PR).- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bogor, pada rapat pleno rekapitulasi Pilbup Bogor, mengumumkan pasangan Ade Yasin dan Iwan Setiawan meraih 912.221 suara atau 41,12 persen suara.