Tiga Tahun Buron Kasus Korupsi, Mantan Kades Terciduk

Ilustrasi/BOY YANUARDI FIRDAUS/PR
korupsi.*

CIANJUR, (PR).- Kejaksaan Negeri Cianjur, Jawa Barat akhirnya berhasil menangkap mantan Kepala Desa Panyusuhan, Tholib Mochamad Fauzi. Ia merupakan tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Propinsi Jabar 2012 yang buron selama 3 tahun.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Antara, Tholib ditangkap di rumahnya di Kampung Pasir Bedog, Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu, Selasa, 12 September 2017. Ia kemudian langsung digelandang ke kantor Kejari Cianjur, Jawa Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya telah merugikan negara sebesar Rp492,1 juta.

"Tersangka sempat masuk dalam DPO Kejari Cianjur, atas kasus tersebut. Tersangka sempat tinggal di wilayah Tangerang dan membuka usaha di wilayah tersebut. Usahanya bangkrut akhirnya tersangka memutuskan pulang kembali ke Cianjur," kata Kajari Cianjur, Idris F Sihite, di Cianjur, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Dia menjelaskan, tertangkapnya tersangka setelah pihaknya mendapatkan informasi yang bersangkutan pulang ke kampung sejak beberapa pekan yang lalu. Atas laporan tersebut, pihaknya kemudian membentuk tim untuk melakukan pengintaian.

"Setelah memastikan keberadaan tersangka yang pulang ke rumahnya di Cianjur, kami langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka yang tidak dapat melakukan perlawanan," katanya.

Dia menuturkan, tersangka dijerat tindak pidana korupsi penggunaan dana bantuan program desa mandiri dalam perwujudan desa peradaban di Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu, dari bantuan Pemprov Jabar tahun 2012.

Dari 10 desa yang mendapat bantuan, tambah dia, empat desa diduga terjadi penyelewengan, masing-masing desa bantuan Rp1 miliar. Tiga desa telah menjalani proses, dua diantaranya telah mendapat putusan inkrah di Pengadilan Negeri Cianjur.

Mantan Kades Panyusuhan itu diduga menggunakan anggaran Rp 500 juta untuk Bumdes yang tidak sesuai petunjuk teknis serta tidak melibatkan Ketua Bumdes H Juhaeni dalam penggunaan anggaran.***

Baca Juga

Kejaksaan Sita Aset Milik Terpidana Korupsi Pilkada

KARAWANG, (PR).- Dua bidang sawah milik terpidana korupsi pengadaan alat peraga kampanye Pilkada Karawang 2015, disita Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, Selasa 29 Agustus 2017.