Bima Arya Tolak Ridwan Kamil

Ridwan Kamil dan Bima Arya/HILMI ABDUL HALIM/PR
WALI Kota Bandung Ridwan Kamil kerap tampil berdua dengan Wali Kota Bogor Bima Arya dalam berbagai kesempatan acara Musyawarah Komisariat Wilayah III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia 2017 di Kota Bogor, Kamis 27 April 2017. Keduanya membuka diri maju berpasangan pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018.*

BOGOR, (PR).- Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memutuskan tak maju dalam pencalonan Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Putusan itu sekaligus menjadi penolakannya atas ajakan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai wakilnya di Pilgub mendatang.

Bima menyatakan masih ingin mengabadikan diri pada masyarakat Kota Bogor hingga akhir masa jabatannya tahun depan. "Nanti habis ini akan langsung saya bicarakan dengan Kang Emil dan pimpinan partai," katanya saat ditemui di Gedung Kemuning Gading, Kota Bogor, Rabu 30 Agustus 2017.

Ia menyatakan akan fokus sebagai Wali Kota mengingat masih banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan hingga sekarang. Bima khawatir tugas di pemerintahan daerahnya tidak maksimal bila maju dalam Pilgub karena fokusnya terbagi dengan kampanye, komunikasi politik, dan semacamnya.

"Saya setuju dengan apa yang dikatakan PKB dan Partai Nasdem untuk tidak boleh saling memaksakan," kata Bima.

Ia menegaskan tetap menghargai proses komunikasi politik yang dilakukan oleh petinggi partainya di Jawa barat.

Tak dimungkiri, komunikasi politik ke depan diakuinya masih sangat dinamis. Bima juga belum bisa menentukan apakah akan maju dalam Pemilihan Wali Kota Bogor 2018 karena masih menunggu perkembangan politik di internal PAN.

Pekan lalu diberitakan, PAN masih menunggu jawaban Bima Arya untuk maju pada Pilgub Jawa Barat 2018.

Ridwan Kamil yang merupakan bakal calon Gubernur Jabar yang diusung Partai Nasdem‎ telah menyatakan ingin meminang Bima Arya sebagai wakilnya nanti.

Hal itu mengemuka pada jumpa pers penutupan Rakernas III PAN 2017 di Hotel Grand Asrilia, Kota Bandung, Rabu, 23 Agustus 2017.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan, untuk Pilkada Jabar, PAN harus bicara dengan partai lain. Pada Rakernas tersebut, PAN juga telah mengundang calon-calon yang mengemuka dan dihadiri oleh Deddy Mizwar dan Ridwan Kamil. Sementara dari kedua kandidat tersebut, hanya Ridwan Kamil yang menyatakan ketertarikannya meminang Bima untuk jadi wakilnya nanti, sedangkan Deddy Mizwar tidak meminta kader PAN.

"Ridwan Kamil terbuka ajak Bima Arya. Saya udah tanya ke Bima, sekarang dia Wali Kota (Bogor), dia minta waktu dua hari untuk berikan jawaban terkait wagub dan apa tetap jadi wali kota," kata Zulkifli.***

Baca Juga

Calon Wakil Bima Arya Berinisial D

BOGOR, (PR).- Wali Kota Bogor Bima Arya membocorkan identitas calon wakil wali kota yang akan mendampinginya pada Pemilihan Wali Kota Bogor 2018 berinisial nama D.