Kakek Omin Tenggelam Saat Akan Mengibarkan Merah Putih

Keluarga Korban Tenggelam/HILMI ABDUL HALIM/PR
KETUA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor Ade Ruhandi mengunjungi rumah keluarga korban tenggelam di Desa Wanaherang Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, Sabtu, 10 Agustus 2017. Korban tenggelam saat akan mengibarkan bendera merah putih memperingati hari kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia.*

CIBINONG, (PR).- Seorang kakek, Omin (70) tewas tenggelam saat akan mengibarkan bendera merah putih di tengah bendungan Desa Wanaherang Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, Kamis, 10 Agustus 2017. Tindakan korban dilakukan secara sukarela untuk memperingati hari kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia.

Keberanian dan ketulusannya mengundang simpati dan empati banyak pihak termasuk Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat Ade Ruhandi. "Menurut saya, tindakan yang dilakukan beliau seperti seorang pahlawan," kata Ade saat mengunjungi rumah almarhum, Sabtu, 12 Agustus 2017.

Kedatangannya disambut haru istri, anak dan cucu yang ditinggalkan almarhum. Ia berpesan pada keluarganya agar tabah menghadapi ujian tersebut sambil memberikan santunan. Rasa nasionalisme yang dimiliki korban menurutnya perlu dicontoh masyarakat lainnya.

"Rasa nasionalisme yang dimiliki almarhum ini melebihi rasa nasionalisme yang saya miliki. Tentunya kita harus mencontoh ketulusan dan keberaniannya itu lewat tindakan yang lebih bermanfaat," kata Ade. Meski, ia berpesan agar kejadian serupa tidak berulang apalagi hingga menimbulkan korban lainnya.

Bendungan tersebut menurut Ade bisa dikembangkan tidak hanya untuk sumur resapan tapi juga tempat rekreasi warga. Ia mengaku akan mengupayakan pemerintah menata bendungan bekas galian tanah itu sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Berenang di bendungan

Kematian korban tak hanya mengejutkan keluarga tapi masyarakat setempat. Pasalnya, warga mengenal Omin sebagai sosok yang tangguh dan serba bisa di tengah usianya yang sudah tua. Korban juga diketahui sudah sering berenang di bendungan sedalam sekitar dua meter itu.

Menurut kesaksian warga, korban berenang ke tengah bendungan membawa golok dan linggis. Korban mengaku akan mengganti tiang yang biasa digunakan untuk mengibarkan bendera merah putih menjelang hari kemerdekaan Indonesia.

Warga mengatakan bendungan tersebut biasanya surut sehingga lebih memudahkan warga untuk mengibarkan bendera di tengah bendungan tersebut. "Kayaknya korban mengalami keram saat sedang berenang itu sampai tidak muncul ke permukaan air," kata salah seorang warna, Namin (70).***

Baca Juga

bima arya bogor kemerdekaan indonesia (8).JPG

Foto-foto Wali Kota Bogor Kena Pukulan Telak Saat Agustusan

BOGOR, (PR).- Berbagai perlombaan rakyat digelar pada Pesta Rakyat memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia 2017 di Lapangan Kampung Babakan Kelurahan Ciluar Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Kamis 17 Agustus 2017.

Polres Kota Bogor Musnahkan 9.000 Obat Terlarang

BOGOR, (PR).- Satuan Narkoba Polisi Resor Kota Bogor menangkap 125 pelaku dari sekitar 80 kasus peredaran narkoba sepanjang Januari-Agustus 2017. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti narkoba dari sejumlah temuan yang belum terungkap pelakunya.