Nelayan dan Duafa Antusias Terima 1.000 Lebih Nasi Bungkus Gratis

Berbagi nasi/ANI NUNUNG ARYANI/PR
ANGGOTA komunitas Arisan Nasi Indonesia dikerumuni sejumlah pemulung saat membagikan nasi bungkus gratis di sekitar TPA Kopiluhur Kelurahan Argasunya Kota Cirebon, Jumat, 19 Mei 2017.*

CIREBON, (PR).- Sebanyak 1.271 bungkus nasi ludes beralih tangan, hanya dalam waktu sekitar dua jam. Sejumlah anggota komunitas Arisan Nasi sampai kewalahan, melayani warga tak mampu yang berharap nasi bungkus gratis, yang mereka bagikan Jumat, 19 Mei 2017. Sejumlah titik yang selama ini dikenal sebagai kantong-kantong warga miskin Kota Cirebon, seperti Kopi Luhur Kelurahan Argasunya, kampung nelayan dan sekitarnya, panti asuhan dan panti jompo, selalu menjadi langganan pembagian nasi bungkus gratis, yang menjadi agenda rutin komunitas Arisan Nasi Indonesia, setiap hari Jumat.

Menurut Pembina Yayasan Arisan Nasi Sri Supriatin, sebenarnya masih banyak warga tidak mampu, yang tidak kebagian nasi bungkus. Warga selalu antusias dengan nasi bungkus gratis yang dibagikan.

"Kalau harus sesuai kebutuhan, jumlah itu masih jauh dari cukup. Namun sebenarnya jumlah sebanyak 1.271 bungkus itu juga sudah dua kali lipat, dari jumlah nasi bungkus yang rutin kami bagikan setiap Jumat siang," katanya didampingi Ketua Yayasan Arisan Nasi Indonesia, Nelly Marlina seusai berbagi nasi bungkus.

Sebagai ganti berbagi nasi bungkus, setiap Jumat siang, menurut Nelly, selama Ramadhan adalah pemberian tajil dan buka bersama anak yatim. Saat ini jumlah anggota Arisan Nasi sudah lebih dari 400 orang, dari yang semula hanya beberapa orang.

Donasi dari anggota yang selalu mewajibkan diri untuk selalu bersedekah, lahirlah sejumlah program dan kegiatan sosial Arisan Nasi. "Saat awal berdiri, Mei 2 tahun lalu, kegiatan komunitas hanya berbagi nasi bungkus setiap Jumat," kata Nelly.

Namun selama setahun ini, Arisan Nasi yang memiliki semboyan "bersama untuk berbagi", juga berbagi kursi roda, tongkat, peralatan sekolah, sembako, uang tunai, biaya pengobatan, biaya pendidikan, program ibu asuh perantara untuk anak yatim, rumah tahfidz Alquran gratis, pengajian untuk umum perempuan dan anak serta rumah makan gratis sebulan sekali.

Sementara itu, menyambut bulan suci Ramadhan, At-Taqwa Centre (Masjid Raya dan Islamic Centre Kota Cirebon) menggelar program "bersih-bersih Masjid Jelang Ramadan" di Masjid Raya At –Taqwa Kota Cirebon, Jumat. Diharapkan, hal itu membuat jamaah masjid dan umat Islam pada umumnya lebih tertarik untuk datang ke masjid, merasa betah, nyaman, tertib, aman dan khusyuk dalam beribadah di dalamnya.

Kegiatan bersih-bersih masjid, dimulai pukul 6.00 hingga sekitar pukul 10.30. Selain dilakukan oleh keluarga besar At-Taqwa Centre, sejumlah tokoh juga turut bergabung, di antaranya Cholil Taufik, Odi Suryadi, dan Sumarshono selaku sesepuh Masjid Raya At-Taqwa, Asda Ekbang Pemkot Cirebon, Yoyon Indrayana dan Staf Ahli Gubenur Jabar bidang hukum dan politik, Eni.
Ketua Umum At-Taqwa Centre Kota Cirebon, Ahmad Yani el-Muchtary, menjelaskan, program "bersih-bersih Masjid Jelang Ramadhan" di Masjid Raya At –Taqwa Kota Cirebon, akan dilaksanakan dua kali dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. "Selain Jumat hari ini, kegiatan serupa juga akan kembali dilaksanakan pada Jumat pekan depan," katanya.***

Baca Juga

ASWARTA (50) duduk menunggu calon pembeli mebel rotan di tokonya di Jln. Dr. Setiabudhi, Kota Bandung, Senin (16/9/2013). Harga bahan baku rotan naik untuk grade A dari Rp 25.000 per kg menjadi Rp 30.000 per kgnya.*

Industri Rotan Tiongkok Siap Pindah ke Cirebon

SUMBER, (PR).- Pemerintah Indonesia dan Tiongkok tengah menjajaki kemungkinan pemindahan industri mebel rotan di Tiongkok ke Cirebon. Selama ini Cirebon dikenal sebagai sentra industri mebel rotan di Indonesia.

UMK Kota Cirebon 2018 Rp 1,89 Juta

CIREBON, (PR).- Dewan Pengupahan Kota Cirebon akhirnya menetapkan besaran Upah Minimum Kota (UMK) Cirebon tahun 2018 sebesar Rp 1.893.383,54.

Pilkada Serentak 2018, Sejumlah ASN Menyambi Jadi PPK

SUMBER, (PR). - Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon diketahui lolos seleksi dan sudah dilantik menjadi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).