Manuver Lafaz Allah Tim Jupiter Aerobatic Akan Ditampilkan di Langit Tasikmalaya

Tim Jupiter/ANTARA
Tim akrobatik Jupiter TNI AU beraksi unjuk kebolehan saat Jogja International Air Show (JIAS) 2017 di Lapangan Terbang (Lapter) Gading, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Rabu, 26 April 2017 lalu.*

TASIKMALAYA,(PR).- Masih ingat dengan aksi enam pesawat yang sempat menghebohkan media sosial lewat manuver formasi membentuk lafaz Allah, pada Jogja Internasional Air Show (JIAS) 2017, akhir April lalu?

Manuver yang diperagakan oleh tim Jupiter kebanggaan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara tersebut juga akan dipertontonkan pada pembukaan Air Show dan Expo 2017 yang digelar di Landasan Udara Wiriadinata Tasikmalaya, Sabtu, 20 Mei 2017.

Komandan Landasan Udara Wiriadinata Saefano Cahyo Wibowo menuturkan, untuk pertama kalinya, publik akan menyaksikan atraksi tim Jupiter di langit Tasikmalaya. Rencananya, dengan pesawat jenis KT-1 Wong Bee, Tim Jupiter kebanggaan TNI AU tersebut akan menyuguhkan atraksi dengan berbagai manuver seperti bentuk hati, meluncur tegak lurus, hingga formasi lafas Allah jika memungkinkan.

"Ini mencatatkan sejarah, karena selama penyelenggaraan Air Show Tasikmalaya belum pernah ada atraksi dari Tim Jupiter. Maklum saja, Tim Jupiter ini kan jadwalnya padat, karena membawa visi negara," ujar Saefano saat menggelar konferensi pers di Pangkalan Udara Wiriadinata Tasikmalaya, Jumat, 19 Mei 2017.

Sebelum unjuk kebolehan pada pembukaan Air Show, Jumat siang, dua pesawat dari Tim Jupiter juga terlebih dahulu menjajal cek rute di atas langit Lanud Wiriadinata. Aerobatik Tim Jupiter direncanakan akan memulai aksinya Sabtu, 20 Mei 2017, sekitar pukul 10.00 WIB.

Selain aksi dari Tim Jupiter, masyarakat juga dapat menyaksikan atraksi lainnya seperti Joy Flight dua Heli EC-120 Colibri, pesawat Cessna C-182 Skadik 101, serta atraksi trike, aeromodeling, para motor, dan terjun payung.

"Semua masyarakat kami persilakan datang, silakan datang mulai pukul 08.00. Ini terbuka untuk umum, dan gratis. Tetapi tetap, masyarakat harus mengikuti peraturan dari kami, semua akan diakomodir, tetapi harus mengikuti peraturan," kata Saefano.***

Baca Juga

Dana PNPM Dikorupsi Bendahara, Kerugian Negara Rp 221 Juta

SINGAPARNA,(PR).- Polresta Kabupaten Tasikmalaya melimpahkan dugaan kasus korupsi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) kepada Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Kamis, 16 November 2017.