Kesbangpol Didorong Antisipasi Kegaduhan Pilkada Jabar

Deddy Mizwar/SHOFIRA HANAN/PR
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dalam sesi wawancara usai melaksanakan Rapat Koordinasi Bidang Kesbangpol, di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Kamis, 20 April 2017. Deddy mendorong terlibatnya kesbangpol secara maksimal dalam upaya mencegah terjadinya kegaduhan dalam Pilkada 2018 yang akan datang.*

CIANJUR, (PR).- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat diimbau untuk mengantisipasi kegaduhan dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 mendatang. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar pun mendorong kesbangpol untuk berupaya maksimal, terutama dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Deddy dalam Rapat Koordinasi Bidang Kesbangpol se-Jawa Barat di salah satu hotel di Cipanas. Melalui agenda tersebut, seluruh kepala Kesbangpol di Jawa Barat dikumpulkan untuk mendapat pengarahan dan pembinaan.

Menurut dia, Pilgub Jabar rawan kegaduhan mengingat banyaknya daerah yang melaksanakan pilkada serta pilgub di tahun depan. ”Jumlah penduduk Jabar pun tinggi, melihat Jakarta dengan jumlah yang lebih sedikit pun kondisinya sangat gaduh. Apalagi Jabar dengan 16 daerahnya, bisa lebih rawan lagi,” kata Deddy, Kamis, 20 April 2017.

Selain Pilkada serentak pada 2018, warga Jabar pun akan menghadapi pemilihan legislatif dan presiden di tahun berikutnya. Kemudian pemilihan DPRD, DPRD Provinsi, DPD, DPR RI, dan presiden tentunya beresiko menimbulkan kegaduhan lainnya.

Ia tidak menampik, jika gelaran pesta demokrasi dengan metode serentak merupakan hal baru yang baik. Hanya saja, kemungkinan dalam penyelenggaraannya akan menimbulkan kegaduhan. ”Makanya, untuk mengantisipasi kegaduhan itu esbangpol harus jadi garda terdepan. Saat ini, kesbangpol di Jabar dikumpulkan supaya kegaduhan tidak menimbulkan gejolak yang berujung pada konflik,” ucapnya.

Keberadaan kesbangpol pun akan sangat diperlukan untuk mencegah kegaduhan saat pelaksanaan pilkada serentak di Jabar. Selain itu, pendataan organisasi masyarakat (ormas) oleh kesbangpol perlu dilakukan.

Pasalnya, banyak ormas yang diperkirakan akan terlibat politik dalam agenda pilkada. Deddy mengharapkan, ada upaya pendataan dan pembinaan untuk meminimalkan munculnya gejolak antar ormas.***

Baca Juga

Sandal Wakaf

Sandal Wakaf, Bersedekah dengan Sepasang Sandal

BERSEDEKAH melalui sepasang sandal menjadi cara beramal yang kini banyak dilakukan warga Cianjur. Sandal Wakaf karya pelaku UMKM, menjadi alas kaki yang terus diburu untuk diwakafkan ke masjid-masjid. 

Pencandu Meningkat, BNN Butuh Rumah Sakit Khusus

SUKABUMI, (PR).- Seiring ancaman peredaran jenis narkoba berbahan baru, BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Sukabumi, meningkatan penawasan secara melekat di titik merah peredaran narkoba.