Sopir Angkutan Akhiri Hidup Dengan Tali Kolor

Ilustrasi/RAMA BHAWANA

CIKARANG, (PR).- Sarman (37), warga Kampung Sasak Tiga Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi ditemukan tewas di rumahnya, Senin, 20 Maret 2017 dini hari. Dia diduga tewas akibat gantung diri setelah terdapat bekas jeratan pada leher. Seutas tali celana pendek ditemukan di dekat korban. 

“Dari hasil pengecekan lokasi didapati bahwa pada leher korban terdapat lilitan tali kolor warna putih dengan panjang sekitar 1 meter bersimpul tali hidup,” kata Kepala Seksi Humas Kepolisian Sektor Tambun, Tri Mulyono. 

Menurut Tri, pria yang bekerja sebagai sopir angkutan umum itu pertama kali ditemukan oleh istrinya, Karnih (34). Korban ditemukan tergeletak di kamar. 

“Jadi awalnya sekitar pukul 23.40 WIB, istrinya terbangun karena mendengar suara bunyi benda yang terjatuh di dekat tempat tidur. Saat dilihat ternyata suaminya sudah berada dalam posisi terlentang dengan kaki kiri tertekuk,” kata dia. 

Mendapati suaminya tidak sadarkan diri, kata Tri, Karnih langsung berteriak minta tolong dan memberitahukan peristiwa tersebut kepada kakak kandungnya, yaitu Karna. Karna yang menginformasikan hal tersebut kepada pihak kepolisian kemudian melakukan pengecekan lokasi kejadian. 

"Kondisi korban sudah tidak bernyawa, pada hidungnya sudah mengeluarkan, kemudian pada leher korban terdapat bekas luka tercekik," kata dia. 

Menurut keterangan istrinya, lanjut Tri, korban diketahui jarang pulang dan saat pulang kepergian korban selalu ditanyakan olehnya. “Selain itu istrinya juga kerap mengatakan ‘kalau memberi uang untuk anak dan istri, jumlahnya yang bener,” kata dia.

Guna dilakukan visum, korban saat ini dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi. “Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena berusaha untuk gantung diri,” ujar Tri. ***

Baca Juga

Amankan Hari Buruh, 3.000 Personel Diterjunkan

CIKARANG, (PR).- Sebanyak 3.000 personel keamanan diterjunkan guna mengamankan peringatan Hari Buruh Internasional, Senin, 1 Mei 2017, di Kabupaten Bekasi. Aparat dari berbagai instansi keamanan ini disiagakan untuk mengantisipasi potensi kerawanan di berbagai objek vital.

52 Kendaraan Berangkatkan 3.000 Buruh ke Jakarta

CIKARANG, (PR).- Sebanyak 3.000 buruh asal Kabupaten Bekasi berangkat menuju Jakarta guna memperingati Hari Buruh Internasional, Senin, 1 Mei 2017. Dengan menumpang 52 kendaraan, mereka akan bergabung bersama ribuan buruh dari daerah lainnya untuk beraksi di depan Istana Negara.