Kapolres: Kabar Penculikan Anak-anak Di Cirebon Hanya Isu

Ilustrasi/FIKRI NOVIANDI

CIREBON, (PR).- Kabar penculikan anak-anak bahkan balita yang heboh di media sosial, akhir-akhir ini meresahkan warga Kota Cirebon dan sekitarnya. Melalui medsos, masyarakat mendapat informasi ada kejadian penculikan namun berhasil digagalkan warga di sejumlah titik di Kota Cirebon, diantaranya Jagasatru, Kanggraksan dan Dukuh Semar. Bahkan beredar pula himbauan yang seolah-olah dari Polda Jabar yang mengingatkan masyarakat agar hati-hati terhadap sejumlah modus yang digunakan pelaku penculikan.

Namun Kapolres Cirebon Kota Adi Vivid Agustiadi Bachtiar memastikan kabar tersebut hanya kabar burung atau isu belaka. "Sampai dengan saat ini, Polres Cirebon Kota belum menerima laporan atau menemukan adanya penculikan anak yang ramai diperbincangkan di media sosial," tegas Kapolres, Selasa, 7 Maret 2017. 

Dikatakan Kapolres, kasus yang ramai diperbincangkan warga di media sosial, sepertinya bermula dari kabar adanya perempuan yang mengalami gangguan jiwa di Mundu. Meski demikian, menurut Adi Vivid, tidak ada salahnya semua warga waspada dan mengantisipasi jangan sampai kejadian penculikan terjadi.

"Ajarkan anak-anak kita supaya tidak mudah dirayu oleh orang yang tidak dikenal dengan diiming-imingi uang, atau makanan atau diajak jalan-jalan," katanya. Selain itu, kepada orang tua supaya lebih mengawasi anak-anaknya saat bermain di tempat umum.

Dituturkan Kapolres, pihaknya sudah mengantisipasi isu yang membuat resah warga Kota Cirebon dan sekitarnya dengan melakukan progam Sabtu Sambang Ciko (SSC) dan Ngopi Bareng Kapolres. Dua program tersebut, merupakan upaya jajaran Polres Cirebon Kota langsung bertatap muka dengan warga, dengan menyambangi warga atau ngopi bareng "Dua program kami itu, menjadi salah satu upaya antisipasi sekaligus menangkal isu yang beredar, agar tidak meresahkan warga," tukasnya.***

You voted 'sedih'.

Baca Juga