Polres Sukabumi Serahkan Motor Warga yang Hilang Dicuri

Penyerahan barang bukti/AHMAD RAYADIE/PR
KAPOLRES Sukabumi, Mokhamad Ngajib, Rabu 11 Januari 2017 tengah menyerahkan barang bukti (BB) berupa kendaraan bermotor kepada warga yang menjadi korban pencurian kendaraan bermotor. Penyerahan kendaraan pasca personel unit Buser Satreskrim Polres Sukabumi berhasil melakukan serangkaian penangkapan terhadap lima pelaku curanmor.*

PALABUHANRATU, (PR).- Polres Sukabumi, Rabu 11 Januari 2017 menyerahkan barang bukti berupa kendaraan bermotor kepada warga yang menjadi korban pencurian kendaraan bermotor.

Penyerahan kendaraan ini dilakukan pasca personel Buser Satreskrim Polres Sukabumi berhasil melakukan serangkaian penangkapan terhadap lima pelaku curanmor.

Penyerahan kepemilikan kendaraan setelah diyakini kendaraan hasil kejahatan para pelaku merupakan kendaraan milik korban. Polisi tidak hanya berhasil menangkap para pelaku, tapi berhasil mengamankan puluhan kendaraan roda dua dari tangan para tersangka.

“Kami menyerahkan kendaraan hasil tindak kejahatan kepada pemiliknya. Kendati tidak dipungut biaya, tapi motor korban untuk sementara tidak boleh dipindahtangankan. Sebelum proses persidangan selesai,” kata Kapolres Sukabumi, Mokhamad Ngajib, Rabu 11 Januari 2017.

Ngajib mengatakan tiga diantara lima pelaku begal tindak kejahatan curamor terpaksa ditembak petugas. Penembakan terpaksa dilakukan petugas karena pelaku mencoba melakukan perlawanan saat akan ditangkap petugas.

“Dalam penyergapan, petugas melepaskan tembakan karena tiga orang begal mencoba melakukan perlawanan. Mereka dilumpuhkan ditembak petugas pada kaki kirinya,” kata Ngajib.

Para pelaku yang ditangkap yakni, DG (32), AMP alias RT (24), DP alias Black (26), US alias Ato (36), dan Yu (24), para pelaku curanmor ini beroperasi tidak hanya di wilayah Sukabumi Selatan saja. Tetapi melakukan tindakan kejahatan serupa di wilayah Sukabumi Utara. “Areal wilayah tindak kejahatannya, tersebar hampir di seluruh wilayah Sukabumi. Mereka melakukan aksi tindak kejahatannya pada 2016 lalu,” katanya.

Bahkan kata Ngajib dari hasil pengakuan pelaku kepada petugas, titik areal kejahatan meliputi juga wilayah hukum Polres Sukabumi Kota dan Polres Cianjur. Sehingga barang bukti yang kini diamankan petugas yang mencapai 29 unit tidak hanya milik warga Kabupaten Sukabumi. Namun tidak menutup kemungkinan barang bukti ini milik warga Sukabumi Kota dan Cianjur.

“Karena itu, warga yang merasa kehilangan kendaraan diimbau agar bisa datang ke Mapolres Sukabumi dengan membawa dokumen kendaraan. Mudah-mudahan saja, kendaraan yang diparkir di halaman mapolres adalah kendaraan warga sekitar Sukabumi dan Cianjur yang hilang,” katanya.

Ngajib juga mengatakan dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan 29 unit sepeda motor dengan berbagai merek dan jenis. Selain itu, ada juga tiga kunci letter T yang dijadikan barang bukti.

“Semua pelaku merupakan warga Kabupaten Sukabumi. Mereka memiliki tugas dan peran masing-masing dalam melakukan kejahatannya. Akibat perbuatannya tersebut para pelaku akan dijerat pasal 363 dan 480 KUH Pidana. Ancamannya berupak kurungan penjara maksimal 7 tahun,” katanya.***

Baca Juga

razia lalu lintas

Langgar Aturan Lalu Lintas Dihukum Baca Alquran

RUSMANA (43), warga Selakaso, Desa Cikaret, Kecamatan Kebon Pedes, Kabupaten Sukabumi mengaku sangat terharu ketika terjaring razia Satlantas Polres Sukabumi Kota. Ia tidak ditilang, ia justru dihukum baca Alquran.

Pencandu Meningkat, BNN Butuh Rumah Sakit Khusus

SUKABUMI, (PR).- Seiring ancaman peredaran jenis narkoba berbahan baru, BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Sukabumi, meningkatan penawasan secara melekat di titik merah peredaran narkoba.

Daya Serap Bulog Minim, Penyebab Harga Jual Rendah

SUKABUMI, (PR).- Sebagian besar petani di Kabupaten Sukabumi, bagian selatan,  Minggu 18 Juni 2017, tidak hanya mengeluhkan rendahnya  penyerapan hasil pertanian oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) Sukabumi.

Sambil Ngabuburit, Santri dan Warga mengaji di Trotoar Jalan

SAMBIL ngabuburit, puluhan santri dan santriwati mengaji bersama di trotoar Jalan R. Syamsudin, Kelurahaan Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Kegiatan mengaji persis di depan Balaikota Sukabumi ini memperoleh perhatian warga.