Sangkar Burung Terbesar di Indonesia Ada di Garut

Sangkar Burung Raksasa
Camat Selaawi Rahmat Effendi (baju putih) sedang memperlihatkan sarang burung terbesar yang dibuat masyarakat Selaawi

GARUT, (PR).- Gabungan Kelompok Pengrajin Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut, siap pecahkan rekor MURI dalam pmebuatan sangkar burung terbesar di Indonesia.

Cecep Rukmana (41), salah seorang pengrajin sangkar burung di Selaawi, menyatakan selain untuk lebih memperkenalkan sangkar burung yang telah menjadi produk unggulan daerahnya. Pembuatan sangkar burung terbesar ini juga dilakukan dalam rangka menyambut hari ulang tahun Kecamatan Selaawi yang ke-33.

Rencananya, pembuatan sangkar burung terbesar ini akan dilaporkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI).

"Kita berharap pembuatan sangkar burung terbesar ini bisa menciptakan rekor MURI. Semuanya sudah kita persiapakan," ujar Cecep, Jumat 9 Desember 2016.

Dikatakan Cecep, pembuatan sangkar burung terbesar ini memerlukan waktu 30 hari dengan melibatkan 20 orang pengrajin. Sangkar yang tingginya mencapai 7 meter lebih ini menghabiskan 203 batang bambu.

Pembuatan sangkar burung raksasa ini dilakukan di kawasan Desa Mekarsari. Setelah selesai, sangkar itu akan diarak oleh Muspika setempat sekaligus dipindahkan ke Alun-alun Selaawi.

Kini, sangkar itu menjadi tontonan warga yang penasaran ingin melihatnya secara langsung, baik warga dari lingkungan Kecamatan Selaaawi sendiri maupun dari luar.

Saat ditanya apakah nantinya sangkar burung raksasa ini akan dijual jika ada orang yang berminat membelinya, menurut Cecep jika harganya sepadan maka sangkar burung itu akan dijualnya.

"Kalau harganya sepadan, ya kita jual saja. Apalagi kalau jatuh di harga Rp 300 juta, pasti kita jual," katanya,

Saat ini, kata Cecep, perangkaian sangkar sudah dalam tahap pemasangan baki-baki dan mahkota serta bagian atasnya. Disamping tahapan pembuataƱ yang cukup lama, dalam tahap perangkaiannya pun terbilang rumit juga. Yang penting, saat nanti pembukaan Festival Selaawi, sangkar ini sudah siap dipamerkan.

Camat Selaawi, Ridwan Effendi, mengaku sangat bangga akan hasil kerja keras warganya yang tergabung dalam Gapokjin.

Menurut Ridwan, hasil karya warganya yang sangat luar biasa dan unik tersebut memang pantas mendapatkan penghargaan dan memecahkan rekor MURI. Karena sampai saat ini belum ada sangkar burung yang lebih besar dari sangkar burung yang telah dibuat warganya tersebut.

"Pembuatan sangkar ini merupakan salah satu upaya penguatan, khususnya bagi pengrajin bambu di Selaawi yang akan menjadikan pemersatu di antara para pengrajin itu sendiri," komentar Ridwan.

Masih menurut Ridwan, yang tak kalah penting di ajang Festival Selaawi itu, bisa dijadikan ajang promosi dan pembuktian jika pengrajin bambu Selaawi mempunyai potensi yang sangat besar, dan harus terus di kembangkan.(Aep Hendy/KP)***

Baca Juga

Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Diduga karena Terkait HTI

JAKARTA, (PR).- Peristiwa pembakaran bendera di Garut oleh oknum anggota Banser NU diduga dilakukan karena penggunaan kalimat tauhid dalam bendera ormas HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) yang sudah dilarang keberadaannya di Indonesia.

Kotak dan Bilik Suara Pemilu Dijual Rp 500 Juta Lebih

GARUT, (PR).- Komisi Pemilihan Umum atau KPU Garut telah mempersiapkan kotak suara bekas pemilihan bupati dan gubernur dari bahan aluminium untuk dijual secara lelang dengan taksiran awal nilai jual sebesar Rp 500 juta lebih.

APBD Garut Meningkat Rp 50 Miliar

GARUT, (PR).- Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut untuk belanja pegawai dipastikan naik sebesar Rp 50 miliar pada tahun 2019.