Rem Bus Wisata Blong, 10 Orang Terluka

SEJUMLAH warga menyaksikan kendaraan bus Agli High selepas menabrak 10 kendaraan yang ada di depannya dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Puncak Ciloto Kampung Ciguntang RT 3 RW 2 Desa Ciloto Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, Minggu (2
BISRI MUSTOFA/PRLM
SEJUMLAH warga menyaksikan kendaraan bus Agli High selepas menabrak 10 kendaraan yang ada di depannya dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Puncak Ciloto Kampung Ciguntang RT 3 RW 2 Desa Ciloto Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, Minggu (26/7/2015). Bus tersebut berhenti persis diatas jembatan Cikundul dan nyaris terjungkal ke sungai Cikundul.*
CIANJUR, (PRLM).- Kecelakan beruntun melibatkan sembilan kendaraan di Jalan Raya Ciloto Puncak tepatnya di Kampung Ciguntang RT 3 RW 2 Desa Ciloto Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, Minggu (26/7/2015). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut hanya saja 10 orang mengalami luka-luka.
 
Informasi  yang berhasil dihimpun menyebutkan, kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan tersebut bermula dari sebuah bus pariwisata Agli High Nomor Polisi B 7331 BAA yang dikemudikan Masimin (61) warga Kampung Gembor RT 03 RW 01 Kelurahan/Kecamatan Gembor Kabupaten Tangerang melaju dari arah Bogor menuju Cianjur.
 
Ketika memasuki tikungan tajam di daerah Jalan Raya Puncak Ciloto diduga rem bus tidak berfungsi dengan baik alias blong. Pengemudi berupaya menguasi kendaraan. Namun saat memasuki tikungan tajam di daerah Ciloto, laju bus sulit dikendalikan dan menabrak mobil kijang Inova Nopol F 1330 BY hingga ringsek. Bus masih terus melaju dan kembali menghantam kendaraan Xenia Nopol B 1082 KKT.
 
Hingga sekitar satu kilometer dari lokasi tabrakan pertama bus secara berturut turut menghantam kendaraan Angkot Nopol F 1962 YE, Avanza Nopol B 1130 SIE, bus Benteng Jaya Nopol B 7759 IG, Mazda B 1398 WI, Xenia B 1589 WKZ dan bus Benteng Jaya Nopol B 7760 IG persis diatas jembatan Cikondol. Bus nyaris terjun ke sungai Cikundul jika tidak menghantam mobil Xenia Nopol B 1589 WKZ.
 
Kondisi kendaraan semuanya ringsek, paling parah menimpa mobil Xenia B 1589 WKZ yang ditumpangi 5 warga negara asing (WNA) Arab. Kondisi penumpangnya mengalami luka-luka. Bahkan dua penumpang yakni sopir Xenia tersebut dan seorang WNA terjepit bodi kendaraan yang ringsek. Butuh waktu hampir satu jam untuk mengeluarkan korban.
 
Para korban sebanyak 10 dari kecelakaan beruntun tersebut dilarikan ke RSUD Cimacan untuk menjalani perswatan medis. Dua orang mengalami luka serius, mereka adalah sopir mobil Xenia Hamdani (35) warga Curug RT 1/RW 3 Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor mengalami patah walikat kiri dan luka dibagian kaki kirinya dan Basima Aromah (54) WNA Arab yang mengalami patah kaki paha kiri. Sisanya hanya mengalami luka ringan dan bisa rawat jalan.
 
Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu melalui Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Didin Jarudin belum bisa memastikan penyebab utama terjadinya tabrakan beruntun. Hanya saja berdasarkan keterangan sementara dari sejumlah saksi, kecelakaan tersebut terjadi akibat rem bus Agli High tidak berfungsi alias blong hingga menabrak kendaraan lain didepanya.
 
"Kita belum bisa memastikan penyebabnya, hanya dugaan sementara akibat rem blong. Kita sudah amankan sopir bus Agli High untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut. Saat ini masih dalam penanganan petugas kami, fokus kami saat ini menyelamatkan para korban," kata Dididin saat ditemui di RSUD Cimacan (Bisri Mustofa/A-147)***

Baca Juga