.
  • Motor GESITS Siap Memasuki Industri Manufaktur Otomotif

    SURABAYA, (PR).- Motor listrik yang diberi nama GESITS atau singkatan dari Garansindo Electric Skooter ITS, karya mahasiswa dan dosen ITS Surabaya, dipastikan akan memasuki industri manufaktur otomotif untuk diproduksi secara massal.

  • PSGC Memburu Pelatih Carlos de Mello

    CIAMIS,(PR).- Tim Persatuan Sepak Bola Galuh Ciamis (PSGC) yang telah menjalani laga perdana Indonesia Soccer Championship (ISC) B melawan Persis Solo, masih memburu pelatih. Sampai saat ini pelatih PSGC Gatot Barnowo masih dalam status cuti sampai dengan waktu tidak ditentukan.

  • Tasya Kamila Pilih Produk Perawatan yang Halal

    JAKARTA, (PR).- Tasya Kamila lebih memilih produk perawatan kulit yang halal. Sebelum membeli produk tersebut, Tasya meneliti apakah, ada sertifikasi halal dari MUI.

  • Suriah dan Somalia tak Aman untuk Jurnalis

    MOGADISHU, (PR).- Lembaga pemantau HAM (HRW) dan Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) mengatakkan bahwa saat ini masih banyak jurnalis rentan dengan tindakan intimidasi dan kekerasan yang mengancam jiwa mereka.

  • Pembangunan Kembali Pasar Klewer Kelebihan Anggaran

    SOLO, (PR).- Proyek pembangunan kembali Pasar Klewer tahap kedua yang baru saja usai dilelang, ternyata kelebihan anggaran sekitar Rp 13 miliar.

.
.
SEBUTAN “tukang olo-olo” pertama kali saya dengar dari lagu rakyat yang pernah populer di Tatar Sunda. Sudah pasti, itulah lagu “Ayang-ayang Gung”. Lagu ini sering dinyanyikan bersama dalam permainan anak-anak di buruan atau tempat terbuka sejenisnya. 
 

Guru yang memiliki kompetensi yang tinggi mungkin tidak akan mencapai hasil maksimal tanpa didukung oleh kemampuan pedagogik yang memadai. Hasil kemampuan pedagogik yang masih relatif rendah (56.59%) menunjukkan bahwa masih perlu usaha-usaha keras untuk meningkatkan kemampuan ini, terutama di perguruan tinggi-perguruan tinggi yang mencetak guru.

Blog

  • Satu Rumpun, Satu Cinta, Beda Negara

    RASANYA, tidak ada yang istimewa dari sebuah jalan yang melintang di desa Haumeni Ana, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Sama seperti di desa pelosok lainnya, jalan selebar tiga mobil itu hanya menyisakan tanah dan batu. Jauh dari aspal dan label “jalan mulus”.

    Namun, jangan pernah sekali-kali mencoba menyeberang dan menginjakkan kaki di tanah sebelah utaranya. Bisa-bisa, Anda ditangkap oleh sejumlah tentara. Pasalnya, tanah yang Anda injak bukan lagi wilayah Indonesia, tetapi sudah masuk wilayah kedaulatan Timor Leste.

..

PR Info

Surat Pembaca

  • Benahi Tempat Wisata di Garut

    YTH Pemerintah Kabupaten Garut. Banyak warga Garut termasuk saya mengeluh mengenai kebersihan di tempat pariwisata Kabupaten Garut. Sebagian tempat wisata memang ada yang te­rawat, tetapi ada juga yang terbengkalai, jorok, kumuh, dan ter­kesan semrawut.

..

Kolom

Berita BCA

Epaper Pikiran Rakyat