"Pembunuhan" di Google Maps Ternyata Jejak Anjing yang Basah

GAMBAR yang diduga sebuah pembunuhan ternyata, anjing yang tengah bermain air dengan pemiliknya.*
GOOGLE MAPS/PRLM
GAMBAR yang diduga sebuah pembunuhan ternyata, anjing yang tengah bermain air dengan pemiliknya.*

ALMERE, (PRLM).- Pelaku kriminal yang memicu ketakutan setelah meninggalkan 'jejak darah' di sepanjang dermaga yang terlihat di Google Maps, ternyata jejak anjing basah bersama pemiliknya. Ceceran 'darah' yang terlihat di gambar itu sebenarnya jejak air yang mengucur dari anjing setelah berenang.

Anjing yang bernama Rama ini telah mengakhiri spekulasi dan dugaan mengenai tempat kejadian kriminal yang ditangkap oleh Google Earth. Foto satelit dari Google Maps ini telah memicu spekulasi online mengenai kejahatan yang mungkin telah terjadi dan tak terdeteksi di kota Almere, Belanda.

Pertama kali diposting di Reddit, foto ini menunjukkan apa yang tampak seperti jejak darah yang mengarah pada dermaga tepi sungai yang menjorok ke danau di Beatrixpark, di jantung kota Almere.

Pada ujung jalan tampak seolah-olah dua orang berdiri di atas mayat, bersiap-siap untuk membuangnya ke dalam air. Namun investigasi yang dilakukan oleh pengguna dari situs berita sosial populer ini mengungkapkan bahwa 'kejadian kriminal' itu faktanya tidak ada.

Lagi pula, sang pemilik anjing telah muncul untuk menjelaskan gambar yang telah menyebar di internet, pada kenyataannya gambar ini menunjukkan dia dan seorang temannya tengah bermain dengan anjingnya, Rama.

"Ketika saya melihat gambar ini saya menyadari, itu anjing saya. Dia menyukai air. Dia melompat dari ujung dermaga, berenang di sekitar jembatan dan berjalan ke tepi lagi," katanya kepada The Sun.

"Ini sungguh lucu orang-orang berpikir itu adalah pembunuhan. Namun itu bagus dia kini menjadi terkenal di dunia," tambahnya. (Aya/A-147)***