KARS dalam bahasa Indonesia diserap dari bahasa Inggris karst, untuk menggambarkan bentang alam di daerah batu gamping atau dolomit. Di atmosfer dan di dalam tanah terjadi kontak antara air meteorik atau air hujan dengan karbon dioksida menjadi asam, yang dapat melarutkan batu gamping. Bentukan-bentukan hasil pelarutan itu dapat berupa celah, rongga, ceruk, goa, sampai goa atau sungai bawah tanah yang besar.

Agar lajur kebangsaan itu dipastikan tidak salah arah, maka kembali ke rawayan  khittah Pencasila merupakan kepastian yang tak bisa ditawar-tawar lagi.

Surat Pembaca

Kolom

PR Info

Epaper Pikiran Rakyat