Tiga Alasan untuk Menghindari Plastik

Membuang Sampah/ANTARA
Warga membuang sampah rumah tangga ke area pesisir pantai Kampung Jawa, Lhokseumawe, Aceh, Sabtu, 2 Juni 2018. Minimnya kesadaran warga pesisir dalam membuang sampah berdampak buruk pada pencemaran laut terutama ekosistem laut seperti rusaknya terumbu karang dan ikan.*

PENGGUNAAN plastik menjadi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidup manusia. Salah satu penggunaan plastik yang sering dilakukan sehari-hari adalah untuk membungkus makanan.

Namun ternyata penggunaan plastik untuk wadah makanan memiliki bahaya tersendiri, terutama bagi kesehatan tubuh. Dilansir Kantor Berita Antara, berikut alasan harus menghindari plastik sebagai wadah makanan seperti dilaporkan Boldsky:
 

1. Dapat menambah berat badan

Plastik mengandung Bisphenol A (BPA), senyawa yang bertindak seperti estrogen dalam tubuh manusia dan berikatan dengan reseptor estrogen dalam tubuh. Senyawa ini mengganggu kerja tubuh dan dapat meningkatkan berat badan, serta resistensi insulin.

Beberapa penelitian telah mengaitkan paparan BPA dengan obesitas dan penambahan berat badan. Salah satu penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Lipid Research telah menunjukkan bahwa paparan BPA meningkatkan jumlah sel-sel lemak dalam tubuh.
 

2. Makanan tercemar senyawa berbahaya

Tahukah Anda bahwa memanaskan makanan menggunakan microwave dalam wadah plastik tidak dianjurkan, karena plastik memiliki kecenderungan untuk melepaskan senyawa kimia berbahaya setelah dipanaskan.

Ketika senyawa berbahaya dalam plastik bersentuhan dengan hormon estrogen di dalam tubuh, dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, gangguan saraf, kanker, disfungsi tiroid, dan banyak lagi.
 

3. Menyebabkan masalah kesuburan

Phthalate adalah bahan kimia berbahaya lain yang digunakan untuk membuat plastik menjadi lunak dan fleksibel. Bahan kimia tersebut sering ditemukan dalam wadah makanan, produk kecantikan, mainan, dan cat.

Zat kimia beracun ini memiliki efek negatif pada kekebalan dan pengaturan hormon, yang keduanya secara langsung memengaruhi kesuburan.

Selain itu, BPA juga dapat menyebabkan keguguran dan membuat wanita sulit hamil. Penelitian juga menunjukkan bahwa racun yang ditemukan dalam plastik dapat menyebabkan cacat lahir dan masalah perkembangan pada anak-anak.***

Baca Juga

Manfaat Lari Maraton untuk Kesehatan

JAKARTA, (PR).- Para penggiat hidup sehat banyak yang memilih lari maraton sebagai bagian dari gaya hidupnya. Bukan tanpa alasan, maraton ternyata tidak hanya bermanfaat untuk sekadar membakar kalori.

Kenali Karbohidrat Baik dan Buruk

STUDI terbaru menunjukkan bahwa diet rendah karbohidrat bukan jalan sehat bisa Anda ambil. Lebih baik mengikuti pola makan yang mencakup karbohidrat dalam jumlah yang cukup dan berasal dari sumber yang tepat.

Atasi Migrain dengan Bahan-bahan Alami

KAFEIN merupakan salah satu zat yang mampu mengobati serangan migrain. Namun, berhati-hatilah karena bila berlebihan bukan membuat migrain menghilang, namun justru malah memicu gejala sakit kepala.

Cara Mudah Mengenali Garam Beryodium

TIDAK semua garam yang beredar di pasaran mengandung iodium. Karena itu kita perlu teliti untuk mengenali garam yang kita beli, apakah mengandung iodium atau tidak.