Sulitnya Sebuah Reinkarnasi di "Along with the Gods: The Two Worlds"

Along with the Gods The Two Worlds

KEMATIAN adalah sesuatu yang pasti di kehidupan fana ini. Tak ada satu orang pun yang tahu kapan, di mana, dan bagaimana ajal akan datang. Film korea Along with the Gods: The Two Worlds akan memperlihatkan sisi lain dari sebuah kematian.

Kehidupan setelah kematian masih menjadi misteri umat manusia. Seperti yang dialami Kim Ja-hong (Cha Tae-hyun), seorang pemadam kebakaran yang harus gugur saat bertugas. Kematian Ja-hong sangat mulia. Dia meninggal saat menyelamatkan bocah perempuan pada sebuah peristiwa kebakaran besar.

Pada kehidupan setelah kematian, Ja-hong bertemu para pelindung yakni Gang-rim (Ha Jung-woo), Haewonmak (Ju Ji-hoon), dan Dukchun (Kim Hyang-gi). Mereka akan membawa Ja-hong yang terpilih untuk bereinkarnasi.

Namun, reinkarnasi tak semudah yang dipikirkan. Seperti yang tercantum pada kitab suci Buddha, reinkarnasi bisa terjadi jika seseorang berhasil melewati tujuh pengadilan di akhirat selama 49 hari.

Ja-hong adalah orang yang berhasil mendapat predikat sebagai suri teladan. Namun, dia harus bisa membuktikan diri sebagai orang yang suci pada tujuh pengadilan yakni pengadilan pembunuhan, kemalasan, ketidakjujuran, ketidakadilan, pengkhianatan, kekerasan, dan kemudaratan. Para pelindung Ja-hong menjadi pembela di setiap pengadilan yang harus dilalui.

Janji pada ibu

Awalnya Ja-hong tak ingin bereinkarnasi. Namun, setelah Haewonmak memberi tahu jika reinkarnasi bisa membawa Ja-hong bertemu ibunya, Ja-hong bertekad melewati tujuh pengadilan. Ia ingin bertemu lagi ibunya yang bisu dan menuntaskan janji serta memohon ampun pada ibunya.

Pada perjalanan melewati tujuh pengadilan, segala hambatan ditemui Ja-hong. Yang tak terduga adalah adik laki-laki Ja-hong, Kim Su-hong (Kim Dong-wook) meninggal dunia saat menjalani wajib militer. Meninggal dengan cara tak wajar, Su-hong berubah menjadi roh pendendam.

Hal ini membuat Gang-rim akhirnya turun ke kehidupan manusia. Dia ingin mencari tahu, apa yang membuat Su-hong menjadi roh pendendam. Pasalnya, kelakuan Su-hong yang jahat membuat Ja-hong makin sulit mendapat tiket untuk reinkarnasi. Akibatnya, keinginan Gang-rim, Haewonmak, dan Dukchun untuk turut reinkarnasi juga terhambat.

Para pelindung bisa mendapat hak reinkarnasi jika berhasil membawa 49 orang yang berhasil melewati tujuh pengadilan. Ja-hong adalah orang ke-48 yang menjadi harapan para pelindung.

Apakah Ja-hong berhasil melewati tujuh pengadilan? Bagaimana dengan Su-hong yang ternyata memiliki alasan untuk menjadi roh pendendam?

Diangkat dari komik

Diadaptasi dari webcomic Singwa Hamgge karya Joo Ho-min, film Along with the Gods: The Two Worlds dikemas dengan cerita yang alurnya tak mudak ditebak. Sejak film dimulai, penonton dibawa untuk melihat hal-hal di luar dugaan.

Selama 139 menit durasi film, sutradara Kim Yong-hwa membuat emosi penonton naik dan turun. Pergantian adegan yang cukup cepat membuat penonton bisa meneteskan air mata kemudian tersenyum.

Di negara asalnya, Korea Selatan, Along with the Gods: The Two Worlds telah dirilis pada 20 Desember 2017. Dengan cepat, film drama fantasi itu telah meraup 9 juta penonton.

Selain di negeri ginseng, film ini juga merambah ke 12 negara antara lain Indonesia, Singapura, Taiwan, Kamboja, dan Filipina. Di Indonesia, film ini mulai tayang 5 Januari 2018 di jaringan CGV Cinema, Cinemaxx Theater, dan Flix Cinema.

Sensasi menonton

Di CGV Paris van Java Jalan Sukajadi Kota Bandung, film ini diputar dalam format 4DX yang memberikan sensasi berbeda saat menonton film. Penonton bisa turut merasakan antara lain posisi adegan jatuh, angin yang bertiup, hawa dingin, dan cipratan air. Kendati film drama, tapi Along with the Gods: The Two Worlds sarat adegan aksi yang membuat film tak membosankan.

Selain alur cerita yang menarik, keunggulan film ini adalah ensambel pemain yang mumpuni. Keapikan akting aktor Cha Tae-hyun bersama para pelindung serta ibu dan adiknya membuat film ini memunculkan chemistry yang erat. Tak heran jika luapan emosi mereka di babak akhir film sukses membuat penonton meneteskan air mata.

Kisah Along with the Gods: The Two Worlds merupakan bagian pertama dari keseluruhan cerita. Bagian kedua film ini, yaitu Along with the Gods: The Last 49 Days akan dirilis pada musim panas 2018. Segala pertanyaan penonton akan terjawab di bagian kedua film ini kelak. Tunggu saja.***

Baca Juga

Si Juki The Movie, Animasi Absurd yang Berani Tampil Beda

SOSOK Juki berada di jalur antimainstream yang membuat dia disukai. Sikapnya yang polos, lucu, dan berani beda membuat nama Juki melesat bak meteor. Dia menjelma menjadi selebritis. Akan tetapi, roda hidup terus berputar.