Acil Bimbo Lebih Suka Kegiatan Sosial daripada Manggung

ACIL Bimbo menyampaikan orasinya pada aksi solidaritas Jatigede, Jumat (28/8/2015). Acil menjadi salah satu warga Sunda dalam aksi penolakan pembangunan Waduk Jatigede.*
Acil Bimbo/Dok. PR
ACIL Bimbo menyampaikan orasinya pada aksi solidaritas Jatigede, Jumat, 28 Agustus 2015.*

NAMA Acil Bimbo populer sejak masih meniti karier sebagai musisi bersama saudara-saudaranya hingga setengah abad ini. Bersama-sama terus dengan saudara dalam bermusik membuat Acil (74) didera jenuh.

Pria bernama asli Darmawan Hardjakusumah ini mengaku salah satu yang membuatnya bosan ialah semerawutnya lalu lintas jalanan.

”Bukan karena faktor usia. Ada banyak alasan kenapa mulai malas. Selain karena semakin banyaknya praktik pembajakan karya cipta musisi, juga kondisi lalu lintas sekarang ini sudah sangat crowded. Belum juga manggung, sudah capek di jalan karena terjebak macet. Sementara manggung paling banyak 15 lagu,” ujar Acil, saat ditemui di acara ”Syukuran 51 Tahun Bimbo” di Jalan Cigadung Selatan, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

Alih-alih manggung bersama Raden Muhamad Samsudin Dajat Hardjakusumah (Sam Bimbo) serta kedua adiknya, Jaka Purnama Hardjakusumah (Jaka Bimbo), dan Iin Parlina Hardjakusumah (Iin), Acil kini lebih memilih fokus dalam kegiatan sosial, budaya, dan lingkungan. Bahkan, ia tidak pernah merasakan kebosanan apalagi capai meski harus menempuh perjalanan panjang.

”Ya, karena kalau kegiatan sosial, budaya, dan lingkungan ke pelosok. Selain banyak dihadapkan masalah-masalah baru, juga banyak mendapatkan pengalaman baru. Selain itu, pasti akan bertemu dengan orang yang berbeda, suasana berbeda, tempat berbeda, dan semua hal yang berbeda, bahkan baru. Jadi tidak akan pernah membosankan, justru menyenangkan,” ujarnya.

Aktivis

Acil Bimbo yang kini giat dengan masalah seke (mata air) bersama dengan komunitas lingkungan Jaga Seke. Juga di komunitas kasundaan Jaga Lembur, untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan pendekatan kearifan lokal budaya Sunda.

Nama Acil kini identik dengan aktivis lingkungan hidup. Ia juga sering terlibat diskusi, seminar, hingga demonstrasi mengenai lingkungan hidup atau sosial.

Ia juga pernah berorasi lantang menentang pernyataan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam aksi solidaritas Jatigede di depan Gedung Sate. Ia kerap berpidato dengan emosi yang khas dan bernada menggebu-gebu.

Acil Bimbo pun meraih Anugerah Budaya Kota Bandung 2016 untuk bidang musik, Desember 2016 lalu. Total terdapat 15 sosok/organisasi yang diberikan penghargaan budaya tersebut oleh Pemerintah Kota Bandung.***

Baca Juga

Selamat Jalan Jonghyun SHINee

SEOUL, (PR).- Jonghyun SHINee akan beristirahat dengan tenang dalam peristirahatannya yang terakhir. Pemakaman Jonghyun digelar hari ini Kamis, 21 Desember 2017.