Apa Jadinya Jika Andy /rif Bergoyang Dangdut?

Andy /rif/WNDY EKA PRAMUDYA/PR
Andy /rif saat tampil di Bekraf Festival 2017, Minggu 10 Desember 2017.*

BANDUNG, (PR).- Melihat Andy /rif nyanyi rock sudah biasa bukan? Bagaimana jika sang rocker bernyanyi dangdut lengkap dengan goyangan pinggul yang asoy?

Aksi Andy nyanyi dangdut sukses memeriahkan Bekraf Festival 2017, Minggu 10 Desember 2017. Berlangsung di Gudang PT KAI Jalan Sukabumi Kota Bandung, Bekraf Festival 2017 ditutup dengan proyek Hello Dangdut yang digagas music director Ali Akbar. Andy menjadi salah satu penyanyi yang terlibat di proyek tersebut. Selain Andy, ada pula trio Kamila dan penyanyi dangdut Selfi Nafilah.

Sebelum Andy naik pentas, proyek Hello Dangdut dibuka aksi atraktif trio Kamila yang dihuni Ava, Ana, dan Nia. Selain bernyanyi, Kamila juga tampil sambil bermain biola. Hasilnya, sebuah aksi menarik. Bersama Kamila, penonton yang merangsek di bibir panggung langsung bergoyang saat Terajana dan Pandangan Pertama berkumandang. Setelah Kamila menuntaskan performa, barulah Andy /rif mengambil alih kendali panggung.

Nomor Zakia disajikan Andy dengan gayanya yang tetap ngerock. Namun, kali ini Andy dengan luwes menggoyangkan pinggul sambil menyanyi.

"Hey, selamat malam. Bandung digoyangin jadi hangat loh. Santai saja, ayo goyang. Jempol saja boleh, kalau pakai pinggul lebih asyik. Dangdut adalah musik Indonesia," kata Andy.

Seusai menyapa ramah, Andy menyambung repertoarnya dengan Santai. Ajakan Andy untuk bergoyang disambut antusiasme penonton. Selain bergoyang mereka juga menyambut suara Andy dengan nyanyian bersama.

"Berikutnya mau lagu apa? Apa, penasaran? Penasaran kan lagu apa, tunggu saja," ujar Andy bercanda.

Sebelum turun panggung, Andy menutup penampilan dia dengan Judi, hit milik Raja Dangdut Rhoma Irama.

Nuansa dangdut makin kental saat Selfi Nafilah naik pentas menggantikan Andy. Biduanita jebolan kontes dangdut di televisi itu membuka aksinya dengan "Hello Dangdut" yang sukses menggebrak panggung.

"Assalammualaikum. Senang bisa hadir di acara yang spesial ini . Terima kasih proyek Hello Dangdut mengajak saya. Proyek ini membuat dangdut terasa inovatif," kata Selfi.

Bersama Selfi, penonton tak henti bergoyang dengan rentetan hit seperti Sabda Cinta, Rekayasa Cinta, dan Laguku. Aksi Selfi yang atraktif sampai turun dari panggung dan mendekati penonton membuat mereka makin asyik bergoyang. Sampai akhirnya usai sudah penampilan Selfi bersama Hello Dangdut.

Kekinian tanpa kehilangan ruh dangdut

Seusai tampil, penggagas Hello Dangdut Ali Akbar mengungkapkan, proyek ini dia kerjakan sejak Oktober 2017. Panggung pertama proyek ini adalah festival musik Syncronize di Jakarta. Menurut Ali, dia tertarik mengerjakan musik dangdut karena musik ini memiliki tingkat fleksibilitas yang tinggi seperti jazz. Dengan leluasa, Ali bisa mengutak-atik dangdut menjadi berbeda dan modern.

"Lewat proyek ini saya pengin anak muda melek kalau musik dangdut itu bagus. Sekarang mungkin trennya dangdut koplo, padahal musik dangdut dari era 1970-an atau dangdut klasik bagus karena berani bereksplorasi. Misalnya menggabungkan dangdut dengan melayu," tutur Ali yang juga dikenal sebagai personel The Groove.

Untuk proyek Hello Dangdut, Ali tidak mengubah harmoni musiknya secara signifikan. Namun, dia menambahkan unsur sound kekinian agar musik yang dihasilkan terdengar modern tanpa kehilangan ruh dangdutnya. Ali berharap, Hello Dangdut menjadi proyek jangka panjang karena didukung Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk diperkenalkan ke dunia internasional.

"Rencana saya penyanyi yang tampil juga bergantian. Saya akan campur yang dangdut dan nondangdut, asalkan mereka mau dan terbuka mengerjakan proyek ini," ujar Ali.

Selain proyek Hello Dangdut, hari terakhir Bekraf Festival 2017 juga diisi penampilan Danilla dan Mocca. Danilla tampil sebelum gelap dengan repertoar yang diambil dari dua albumnya, yaitu Telisik dan Lintasan Waktu.

"Saya suka dengan tempat ini, karena heritage dan pasti ada sejarahnya. Senang kalian bisa hadir dan sejenak melupakan deadline kerjaan dan sekolah," kata Danilla menyapa.

Sebagai pengantar sore, Danilla menyuguhkan Lintasan Waktu, Kalapuna, Ikatan Waktu Lampau, dan Terpaut oleh Waktu. Menurut Danilla, lagu Ikatan Waktu Lampau adalah tentang seseorang yang susah move on. Danilla mengaku, dia tipe orang yang susah move on, karena bagi dia kenangan hanya bisa dilupakan sejenak, bukan dihapus.

Di babak akhir aksinya, Danilla berturut-turut menyuguhkan Berdistraksi, Di Sana, Meramu, Mimpi Buruk, dan Aaa.

Sementara itu, Mocca yang masih solid dalam formasi Arina (vokal), Riko (gitar), Toma (bas), dan Indra (drum) hadir dengan nomor-nomor cinta yang membuat suasana romantis menyeruak. Repertoar Mocca diisi dengan antara lain I Would Never, I Love You Anyway, Secret Admirer, The Best Thing, Bundle of Joy, Happy, dan Do What You Wanna Do.***

Baca Juga

Showcase 70s OC, Mendengar Racikan Funk Love di Funkified

TEPAT satu tahun setelah merilis album Electric Love, band funk rock 70s OC (dibaca: Seventies O See) menggelar showcase. Mengusung tema Funkified, puluhan penonton mendengar rentetan trek yang terdapat pada album Electric Love.

Armand Maulana Terinspirasi Musik Era ’80-an

KEINGINAN Armand Maulana mewujudkan proyek solonya tak main-main. Setelah single "Hanya Engkau yang Bisa" dan "Sebelah Mata", Armand hadir lagi dengan single baru.

Aldin feat. Mocca, Membawa Hits ke Generasi Penerus

BAGI Aldin Aimar Massad (11), band Mocca mungkin lebih dari sekadar kuartet indiepop asal Bandung yang sudah hampir 20 tahun berdiri. Ayahnya, Indra Massad, adalah penabuh drum di band ini.

Rumah Bintang Rilis Album Lagu Anak

BANDUNG, (PR).- Anak-anak yang tergabung di komunitas belajar Rumah Bintang merilis album berjudul Nyanyian Anak Bintang. Album ini dirilis dalam bentuk CD yang dibantu Maraton Mikrofon, label rekaman asal Bandung.