71 dari 100 Orang Indonesia Mengaku Bahagia dengan Pekerjaannya

Ilustrasi/DWI SETYADI/PR

KEBAHAGIAAN menjadi nilai yang mempengaruhi etos kerja karyawan. Namun, tingkat kebahagiaan itu sendiri dipengaruhi sejumlah faktor. Perusahaan penyedia informasi lowongan pekerjaan JobStreet.com pun melakukan survei tahunan terkait tingkat kebahagiaan karyawan di sejumlah negara Asia.

Survei JobStreet.com ini melibatkan hampir 36 ribu pencari kerja aktif di Indonesia, Hongkong, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam sebagai responden. Responden berasal dari beragam usia, beragam jabatan, dan beragam jenis pekerjaan.

Hasil survei menunjukkan, adanya penurunan tingkat kebahagiaan pada karyawan di Hongkong, Filipina, dan Thailand. Sedangkan di negara lain termasuk Indonesia, tingkat kebahagiaan karyawan meningkat dibandingkan tahun 2016 lalu.

Selain mengungkap bahwa 71 dari 100 karyawan Indonesia merasa bahagia dengan pekerjaannya sekarang ini. Survei JobStreet.com ini juga mengungkapkan adanya tiga faktor utama yang mempengaruhi kebahagiaan tersebut. Tiga faktor utama tersebut adalah lokasi tempat kerja, rekan kerja, dan reputasi perusahaan. Sebaliknya, tiga faktor utama yang paling membuat karyawan tidak bahagia adalah kurangnya pengembangan karir, kurangnya kesempatan pelatihan bagi karyawan, serta kurang memuaskannya kepemimpinan perusahaan.

Pekerjaan yang paling bahagia

Ditelaah dari segi jenis industri, survei menunjukkan, kebanyakan karyawan paling bahagia bekerja di industri IT-Software, sektor pemerintahan, serta perusahaan gas dan perminyakan. Sedangkan, karyawan yang tidak bahagia kebanyakan bekerja di industri IT-Hardware, perusahaan penjualan, serta media/percetakan.

Sedangkan dari segi ukuran perusahaan, survei menunjukkan, bekerja di perusahaan besar dengan jumlah karyawan lebih dari 1.000 orang cenderung lebih membahagiakan daripada bekerja di perusahaan kecil dengan jumlah karyawan 10-50 orang.

Di samping adanya kenaikan tingkat kebahagiaan karyawan di sejumlah negara, para karyawan merasa, keadaan mereka tidak akan membaik dalam jangka waktu 6 bulan ke depan. Melengkapi pernyataan ini, responden menyatakan 2 hal utama yang diperlukan untuk menjadi lebih bahagia. Kedua hal utama tersebut adalah adanya peningkatan gaji dan atau mendapat pekerjaan baru.

Jobstreet berharap, hasil survei tahunan ini dapat menjadi landasan bagi perusahaan menyesuaikan strategi rekrutmen dan manajemen karyawan mereka. Dengan demikian, perusahaan dapat memperoleh karyawan berkualitas, serta dapat mempertahankan keberadaan sumber daya manusia dalam perusahaannya. (Adeline Sunarjo)***

Baca Juga

5 Situs yang Paling Banyak Dikunjungi

SAAT ini kita semakin dimudahkan dalam menjalani aktivitas sehari-hari yang biasa dilakukan. Keberadaan layanan situs di Internet menjadi cara mudah bagi kita yang ingin memenuhi kebutuhan.