Faisal dan Rachel Juara Bintang Radio Bandung

Juara Bintang Radio/SATIRA YUDATAMA/PR
FAISAL Kevin (kiri), dan Rachel Fira (kanan) berfoto bersama Kepala RRI Bandung Agung Susatyo seusai pengumuman pemenang ajang pencarian bakat bernyanyi "Bintang Radio" tingkat wilayah di Gedung Lokantara Budaya RRI Bandung, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, 11 Agustus 2017. Mereka bakal meneruskan kiprahnya, berlaga pada ajang serupa tingkat nasional yang berlangsung di Kota Ambon, 20-27 Agustus 2017.*

BANDUNG, (PR).- Faisal Kevin (kategori laki-laki) dan Rachel Fira M (kategori perempuan) terpilih sebagai pemenang grand final ajang pencarian bakat bernyanyi "Bintang Radio" tingkat wilayah di Gedung Lokantara Budaya RRI Bandung, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat, 11 Agustus 2017. Mereka menjadi perwakilan RRI Bandung pada ajang serupa tingkat nasional yang berlangsung di Kota Ambon, 20-27 Agustus 2017.

Faisal tampil membawakan "Hanya Engkau yang Bisa" dari Armand Maulana secara apik. Ia berhasil memikat dewan juri yang terdiri atas Puja Kusuma, Acil Bimbo, dan Yuyu Koswara. Berdasarkan penilaian dewan juri, perolehan poin Faisal lebih unggul dibandingkan peringkat kedua, Ardi Ginanjar.

Faisal mengaplikasikan pengalamannya sebagai vokalis band lokal Bandung. Itu tergambar dari pembawaannya yang penuh ketenangan. Dia bernyanyi sembari memeragakan sikap penguasaan panggung mumpuni, membangun kontak mata dengan penonton. Pemuda asal Kota Cimahi itu pun aktif bergerak sepanjang penampilan, menyampaikan kisah di dalam lagu dengan intonasi, raut ekspresi, serta bahasa tubuh.

Pemenang kategori perempuan, Rachel kebagian menyanyikan "Hanya Kamu Cintaku" dari Kamasean. Selain menguasai keterampilan vokal, Rachel lihai mengatur teknik pernapasan. Ia bisa melahap serangkaian nada rapat yang sarat dinamika. Penyertaan gaya bernyanyi rap energik mewarnai kemasan penampilan, menghadirkan nilai lebih daripada kontestan lain.

Mengenakan busana Muslim dengan warna dominan putih, Rachel tampak nyaman. Ia menuangkannya dalam tampilan sikap penuh percaya diri. Menyesuaikan dengan aransemen musik RnB nan mengentak, dia bernyanyi sambil bergerak lincah. Seakan mengajak penonton agar ikut menggoyangkan badan mengikuti irama. 

Kepala RRI Bandung Agung Susatyo mengamanatkan kepada pemenang agar segera mulai melakukan persiapan, terutama kondisi fisik. Persaingan pada kompetisi tingkat nasional bakal semakin ketat, kontestan perlu menunjukkan kemampuan optimal. "Sayang sekali jika sampai terkendala karena kondisi fisik kurang fit," ucap Agung.

Peserta terpilih

Terdapat 16 peserta yang mengikuti babak grand final tingkat wilayah, 8 untuk setiap kategori. Panitia menetapkan sejumlah lagu pilihan yang tampak menantang kemampuan para peserta. Untuk kategori laki-laki, daftar lagu pilihan, yakni "Dari Mata" (Jaz), "Dia" (Anji), "Hanya Engkau yang Bisa" (Armand Maulana), "Jadi Aku Sebentar Saja" (Judika), "Ruang Sendiri" (Tulus). Sementara itu, untuk kategori perempuan, "Astaga" (versi Andien), "Hanya Kamu Cintaku" (Kamasean), "Mimpi" (Isyana Sarasvati), "Sebuah Rasa" (Agnez Mo), "Tentang Cinta" (Raisa).

Panitia memberi hadiah kepada lima besar peserta Bintang Radio untuk setiap kategori. Rincian daftar peserta terpilih kategori laki-laki, Faisal Kevin (pemenang, 631 poin), Ardi Ginanjar (peringkat dua, 616 poin), Asep Risman (peringkat tiga, 608), H Franciosa (harapan satu, 605 poin), Ridwan Dharmawan (harapan dua, 602 poin). Pada kategori perempuan, Rachel Fira (pemenang, 649 poin), Abierah (peringkat dua, 645 poin), Sela Agustiana (peringkat tiga, 637 poin), Merry A (harapan satu, 623 poin), Weni Kustiyawati (harapan dua, 602 poin).***

Baca Juga

Konsep Berbeda, Chad Lefkowitz Pukau Penonton

BANDUNG, (PR).- Performa pemain saksofon asal Amerika Serikat Chad Lefkowitz-Brown begitu memukau, memeriahkan pembukaan "TP Jazz Bandung Festival 2017" di TP Stage Hotel The Papandayan, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Selasa, 3 Oktober

Mengangkasa Bersama Gerald Situmorang

AULA Goethe Institue Indonesia di Jakarta, Rabu, 20 September 2017 malam riuh suara dan dentuman-dentuman ala film luar angkasa. Raungan-raungan itu berkelindan dengan beat elektronik yang menggema di seluruh penjuru aula.