5 Fakta Tentang Pemeran Aladdin, Mena Massoud

Mena Massoud/E! ONLINE

SETELAH mengaudisi lebih dari 2.000 aktor, Disney akhirnya mengumumkan pemain film "Aladdin" versi live action yang akan dirilis 29 Maret 2019 mendatang. Pada acara D23 Expo akhir pekan lalu, aktor kelahiran Mesir, Mena Massoud, diumumkan menjadi pemeran utama "Aladdin". Ia akan bermain bersama Will Smith sebagai jin, dan Naomi Scott sebagai Jasmine.

Nama Mena Massoud mungkin masih terasa asing di telinga karena dia memang pendatang baru di industri hiburan. Tentu hal ini menjadi hal yang tidak wajar. Disney biasanya tidak akan memilih aktor baru untuk bermain di filmnya, apalagi Aladdin merupakan film Disney yang sangat populer. Meski demikian, Massoud merupakan pilihan yang menjanjikan bagi Disney.

Berikut fakta-fakta mengenai pangeran baru Disney tersebut:

1. Jadi pemeran utama

Pemilihan pemain Aladdin telah menjadi topik hangat selama berbulan-bulan. Riz Ahmed dan Dev Patel sempat dilirik untuk mengisi posisi panas sebagai pemeran utama. Pada akhirnya, Massoud, yang bahkan belum dikenal banyak orang, berhasil mendapatkan peran tersebut. Menurut E!, aktor ini pernah tampil sebagai Jared Malik dalam serial "Open Heart" dan mendapat peran kecil dalam serial "Saving Hope". Hal itu membuat perannya dalam film "Aladdin" menjadi peran utama perdananya. Aktor tersebut pun mengungkapkan kegembiraannya di Twitter. "Saya sangat merasa terhormat dan bersyukur atas kesempatan untuk membantu mewujudkan kisah ajaib ini sekali lagi. Ayo mulai bekerja!," tulisnya di akun @MenaMassoud.

2. Seni peran bukan hal baru

Massoud sudah memulai debutnya sejak tahun 2011 pada serial televisi "Nikita". Serial ini ditayangkan mulai dari 2010 hingga 2013. Pada 2011, ia juga tampil di "Poser", "Combat Hospital", "The 99", dan "What Happens Next". Menurut Entertainment Weekly, dia bahkan mengambil jurusan akting dan teater di Ryerson University di Toronto.

3. Minoritas jadi hambatan

Seperti kebanyakan aktor, dia menemukan kurangnya keragaman di Hollywood sebagai hambatan terbesarnya. "Pada saat ini dalam karier saya, menjadi minoritas di industri ini masih memengaruhi saya. Saya tidak dapat bersaing untuk mendapatkan peran yang mengharuskan saya menjadi orang Kaukasia atau Afrika-Amerika, bahkan jika karakter tersebut benar-benar pas dan menarik untuk saya," tuturnya. Unek-uneknya itu disampaikan dalam sebuah wawancara dengan Defective Geeks, seperti dilansir Bustle.

4. Jalankan pola hidup sehat

Belum banyak informasi mengenai bintang baru ini. Namun, media sosialnya bisa mengungkapkan banyak hal. Dilihat dari akun Instagramnya, Massoud menjalankan pola hidup sehat dengan menjadi seorang vegan dan menjalankan fitness. Massoud sangat menjaga kebugaran tubuhnya, bahkan dia pernah mengunggah foto transformasi bentuk tubuhnya yang dialami setelah 4 bulan menjalani latihan.

5. Sering bertelanjang dada

Dalam Instagramnya, Massoud beberapa kali mengunggah fotonya bertelanjang dada. Nampaknya dia nyaman bepergian dengan telanjang dada. Hal tersebut tentu menjadi poin tambahan untuk perannya sebagai Aladdin yang dalam penggambaran Disney diketahui selalu memakai baju tipis.

Bermain sebagai Aladdin menjadi sebuah terobosan besar bagi Massoud. Banyak penggemar Disney pun mendukung keputusan Disney dalam memilih Mena Massoud sebagai Aladdin. Massoud saat ini masih relatif belum dikenal publik. Banyak pengamat memprediksi, kariernya dipastikan akan melesat tahun ini. (Kintan Utari Juanda)***

Baca Juga

Besok, Pemenang FFB 2017 Diumumkan

PEMENANG FFB (Festival Film Bandung) 2017 akan diumumkan Minggu 22 Oktober 2017 siang. Pengumuman pemenang akan disiarkan langsung di SCTV.

Panduan Penting Sebelum Menonton Thor: Ragnarok

SUNGGUH 2 jam 10 menit yang sangat menghibur. Terlepas dari adanya plot yang selama ini hilang dalam lini masa Marvel Cinematic Universe (MCU), bisa dibilang, lewat Thor: Ragnarok, MCU semakin matang membentuk dirinya.

Pemenang FFB dari Masa ke Masa

FFB (Festival Film Bandung) merupakan satu-satunya festival film di Indonesia yang melakukan pengamatan dan mengumumkan pemenang dengan predikat "Terpuji" tanpa henti sejak 1988.