Pamela Bowie Menikmati Kembali Main Sinetron

Pamela Bowie
Pamela Bowie/MUNADY

JAKARTA, (PR).- Pamela Bowie tak mau penggemarnya bosan melihatnya berakting di layar lebar. Ia memutuskan kembali ke layar kaca lewat perannya sebagai Butet di sinetron Tukang Ojek Pengkolan.

"Saya memang belakangan ini sibuk syuting sinetron. Menurut saya, mumpung masih muda dan belum menikah," kata Pamela seusai mengikuti jumpa pers Tebar Kebaikan Ramadhan 1438 H di Tower MNC, Jakarta Barat, Jumat, 19 Mei 2017.

Bagi Pamela Bowie, main sinetron maupun film sama-sama. Keduanya masih sama-sama seni peran. Mumpung masih muda, ia ingin fokus menjalani karirnya di dunia akting.

Pamela tak mau mengistimewakan film, ataupun sebaliknya. Ia akan mempertimbangkan setiap tawaran akting yang disodorkan padanya. Baik perannya untuk film, maupun sinetron.

"Mumpung ada tawaran main sinetron, ya saya ambil saja. Kalau sebelum saya main sinetron ini, pas ada tawaran main film, ya saya ambil main film," kata aktris kelahiran Madiun, Jawa Timur, 18 Oktober 1993.

Ia tak mau juga terus-terusan main film. Ia khawatir orang bosan menontonnya di layar lebar.

Masih sempat gaul

Menurut dia, bermain sinetron pun mengasyikkan. Semua orang bisa menontonnya di televisi.

"Daripada mereka bosa melihat saya di bioskop, mending nonton saya di televisi saja. Apalagi sinetron yang saya mainkan memang lagi naik daun juga. Ratingnya lagi bagus," tuturnya.

Sinetron bukan dunia baru buat Pamela Bowie. Karir beraktingnya diawali dari main sinetron. Baru setelah itu ia merambah ke dunia film. Maka kembali berakting untuk sinetron bukanlah hal yang aneh buatnya.

"Nah saya sekarang balik lagi ke sinetron. Itupun setelah saya main film tiba-tiba ditawari main sinetron. Ya saya ambil saja. Saya bersyukur masih dipercaya main sinetron," katanya.

Menurut Pamela Bowie, syuting sinetron memang rutin. Tapi tak terlalu melelahkan. Ia pergi pagi, pulang sore hari. "Enggak pernah pulang pagi. Seperti orang kerja kantoran saja," ujarnya.

Kali ini ia merasa lebih santai. Ia masih punya waktu untuk bergaul dengan teman-temannya. Ia juga masih sempat berolahraga. "Biar tetap sehat," ujarnya.***

Baca Juga

Dunkirk, Menikmati Mahakarya Sinema Lewat 3 Sudut Pandang

SEMOGA tidak terlalu berlebihan menyebut bahwa ”Dunkirk” adalah mahakarya sinema. Di dalamnya termuat segala jenis keindahan yang membuat kita meragukan kenyataan bahwa di dunia ini ada film seperti ”Dunkirk”.