Kreasi Aneka Resep Pisang Goreng Kekinian

Aneka kreasi pisang goreng/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

DARI dulu hingga sekarang, pisang goreng selalu meninggalkan kesan tersendiri di hati. Tak kenal zaman dan masa, kreasi makanan berbahan dasar pisang selalu disukai dan akan terus begitu. Resep pisang goreng unik pun kerap dikembangkan.

Akan tetapi, tren kuliner terus berputar. Kali ini, giliran pisang yang juga mendapat kepopuleran karena kreasi peraciknya. Selain digoreng, dikukus, atau digabung menjadi adonan, inovasi kuliner pisang saat ini adalah penambahan topping.

Tak sekadar digoreng biasa, pisang dibalut tepung terlebih dahulu agar lebih garing dan tahan lebih lama. Hal Ini yang kemudian dikenal dengan sebutan pisang crispy. Ada banyak topping yang bisa melengkapi pisang goreng berselimut tepung ini. Salah satunya, yang sedang digemari anak muda saat ini.

Peluang untuk berbisnis kuliner dari kreasi pisang juga ditangkap oleh Devi S Wulandari. Ia membuka gerai Banatop di Cianjur sejak Desember lalu. Baru dua bulan ke belakang, Banatop hadir di Bandung dan dikelola oleh kerabatnya, Rizma Amalia.

Kreasi pisang dari Banatop adalah mengguyurkan saus aneka rasa dan warna pada pisang yang sudah digoreng crispy dengan tepung. Ada dua varian rasa yang bisa dicoba, antara lain single topping atau double topping.

Banatop punya tujuh varian single topping seperti saus pisang, cokelat, stroberi, capucino, green tea, vanilla, dan keju. Topping pelengkap lain untuk varian double, antara lain almon, kacang mete, oreo, white crispy, dan choco crispy.

Kreasi pisang crispy ini disajikan dalam boks berisi empat pisang yang topping-nya bisa dipesan sesuai dengan keinginan. Untuk satu boksnya biasa dijual antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000 untuk wilayah Cianjur dan Rp 18.000 hingga Rp 23.000 untuk lokasi Bandung dan sekitarnya.

”Kreasi ini mulanya merupakan hasil coba-coba ipar saya, Devi saat ingin berbisnis kuliner. Terinspirasi dari kuliner donat yang bisa dipadankan dengan aneka topping, ia lantas berkreasi dengan pisang,” ujar Rizma ketika ditemui di rumahnya, Jalan Sempurna, Bandung, Jumat 28 April 2017.

Rizma mengatakan, permintaan konsumen akan produknya terbilang tinggi. Selain pisang merupakan bahan kuliner yang mudah disukai banyak orang dari banyak kalangan, kreasi pisang dengan topping seperti ini tengah jadi tren.

Karena popularitasnya sedang tinggi, persaingan pun muncul. Hal tersebut tak ditampik Rizma. Agar tetap bisa unggul, ia harus tetap menjaga kualitas dan banyak berinovasi terutama dari topping.

”Hingga saat ini kami masih membuatnya dengan skala rumahan. Ke depan, sudah ada rencana untuk membuka di banyak tempat agar lebih dekat dengan konsumen. Yang paling dekat sih akan buka di daerah Cipanas, Puncak,” tuturnya.

Kreasi pisang crispy dengan topping lainnya juga hadir dari Pompom Pisang Keju. Berangkat dari kegemarannya menyantap kuliner pisang keju, Grita kemudian terinspirasi membuat kreasi lain dari sekadar pisang yang digoreng lalu ditaburi keju, cokelat, dan susu.

”Lagi pula, saya pernah punya pengalaman menyantap pisang keju yang biasa. Ternyata pisangnya tidak tahan lama, jadi benyek, padahal hanya ditinggal sekitar dua jam. Dari situ terpikir untuk mencari resep bagaimana agar pisang yang digoreng bisa tahan lebih lama. Tentu saja harus diberi tepung dan digoreng, pencarian resep dan komposisi membuat adonan tepungnya ini yang cukup lama. Sampai harus berkali-kali gagal,” katanya.

Grita mengatakan, keunggulan pisang yang digoreng tepung, selain dapat tahan lebih lama, juga memberi volume pada pisang sehingga mudah dikreasikan dengan banyak topping.

Ada 19 varian rasa (topping) pada pisang keju buatan Grita. Yang paling digemari adalah kreasi nutella dan matcha dengan tambahan topping lain. Ia menggunakan pelengkap seperti fruti loops, frutty pebles, marshmellow, hingga sereal coklat untuk melengkapi topping pisang crispy.

Tak hanya lezat disantap juga sedap dipandang mata dengan warna-warni yang menggoda. Grita mengakui hingga saat ini masih menggunakan bahan-bahan saus dan topping dari luar karena masih kesulitan membuatnya sendiri. Dalam satu boks pesanan, terdapat empat pisang dengan aneka topping yang dihargai Rp 25.000.

Pisang yang digunakan Grita dan juga Rizma adalah pisang tanduk yang sudah matang. Alasannya, agar rasa pisang manis dan tidak masam. Tentu saja yang digunakan juga pisang dengan ukur­an tertentu agar mendapatkan volume yang sama untuk satu porsi boksnya. 

Menurut Grita, saat paling tepat menyantap kreasi ini adalah selagi hangat. ”Karena tepungnya masih begitu renyah. Kalau bicara daya tahan, dua hari di dalam lemari pendingin masih bisa. Agar tetap nikmat sebelum disantap dihangatkan dulu dengan mic­rowave,” ujarnya. (Eva Fahas/”PR”)***

Pisang Keju Klasik Masih Menarik

Anak muda Bandung yang besar tahun 2000-an pasti tak asing dengan warung Madtari di Jalan Rangga Gading, Kota Bandung. Pada masanya, warung ini sangat populer dan menjual aneka makanan ringan, termasuk salah satunya menu pisang keju.

Yang menarik, segala bahan yang disajikan di Madtari dibuat dalam versi jumbo. Tak terkecuali menu pisang keju mereka dengan tumpukan keju berlimpah sehingga dinamai keju jabrig.

Pengelola kedai ini biasa menyajikan menu pisang keju dengan memakai pisang tanduk. Berbeda dari biasanya, pisangnya dibakar terlebih dahulu sebelum disajikan di atas piring saji.

Setelah ditata, pisang dikucuri susu kental manis kemudian ditaburi parutan keju berlimpah hingga pisangnya tak lagi terlihat. Terakhir, taburkan meses cokelat agar tampilan pisang keju klasik semakin menarik.

Mengadopsi hal serupa, Pisang Keju Sriwijaya di Jalan Sriwijaya, Kota Bandung juga menyajikan kreasi resep pisang goreng yang sama. Pemilik usaha, Fajar mengatakan, olahan pisang keju buatannya memang benar-benar bercita rasa rumahan. Siapa saja bisa membuatnya karena gampang dan bahan-bahannya yang tak sulit ditemukan.

”Sebaiknya pakai pisang tanduk agar ketika digoreng tidak hancur. Saya pakai resep biasa saja, digoreng tanpa tepung,” ucapnya.

Resep pisang goreng ala Fajar ini sangat simpel. Setelah digoreng, pisang disajikan dalam wadah kemudian diberi topping seperti susu kental manis, taburan keju, serta cokelat. Agar tak bosan, ia juga menyediakan varian rasa lain sebagai topping, misalnya green tea, milo, hingga biskuit cokelat.

Menurut dia, bisnis kreasi kuliner pisang sudah banyak yang melakoni tetapi ia percaya masing-masing ada rezekinya. ”Penyuka makanan pisang itu ada banyak dan dari masa ke masa selalu ada. Jadi, saya rasa bisnis kuliner berbahan dasar pisang memang tak akan hilang. Bergantung tren yang lagi populer saja,” ujarnya.

Kreasi Pisang Goreng Lain

Selain dari topping, kreasi makanan berbahan dasar pisang juga bisa dibuat dengan mengubah bentuknya. Tak sekadar pisang goreng, tetapi dibuat pisang goreng kipas.

Dinamai demikian karena pisang diiris menyerupai kipas sebelum dicelupkan pada adonan tepung lalu digoreng kering. Olahan pisang seperti ini banyak ditemukan di Thailand. Namun, di Tanah Air pun ada banyak daerah yang memiliki pisang goreng kipas khas masing-masing.

Ada pula yang dinamakan pisang goreng ponti. Dinamai demikian karena pisang goreng dengan bentuk seperti ini biasa ditemukan di Kota Pontianak.

Tak jauh beda dengan pisang crispy, resep pisang goreng ponti menggunakan adonan tepung untuk pencelup. Ciri khas lainnya, juga menggunakan tepung beras dan tepung sagu untuk membuat kulit pembungkus pisang tampak renyah seperti kremesan.

Biasanya, yang dipakai adalah pisang uli atau pisang kepok ku­ning yang tua. Cara menyantapnya pun bisa berbagai cara. Yang paling mudah dengan mengoleskan selai srikaya di atas pisang goreng.

Resep Pisang Goreng Pasir

Ada banyak penamaan untuk kreasi pisang yang digoreng dengan menggunakan tepung. Sebagian menyebutnya pisang crispy. Ada juga yang menamainya pisang nugget karena dilumuri adonan pencelup dan tepung roti sebelum digoreng. Ada pula yang menamakannya pisang goreng pasir.

Berikut resep pisang goreng pasir berdasarkan resep dari blog Just Try and Taste untuk 12 potong pisang goreng.

Satu tips agar resep pisang goreng pasir diterapkan secara mantap, gunakan pisang dari jenis yang keras seperti pisang kepok atau tanduk dengan tingkat kematangan yang pas. Pisang dengan kondisi seperti ini selain ma­nisnya pas juga pulen dan legit, pisang yang terlalu matang teks­turnya menjadi lembek dan basah sehingga pisang goreng pasir yang dihasilkan kurang renyah.

Bahan resep pisang goreng pasir:

- 2 pisang tanduk
- larutan terigu: 1 sendok makan tepung terigu + 50 ml air + 2 sendok makan gula pasir + 1/4 sendok teh vanili bubuk + 1/4 sendok teh garam
- 4 sendok makan tepung terigu
- 2 butir telur ayam, kocok lepas
- 100 gram tepung roti/panir
- minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
- Siapkan pisang tanduk dengan panjang kira-kira 25 cm. Potong menjadi 3 bagian dengan panjang masing-masing 8 cm. Kupas pisang dan belah masing-masing potongan pisang menjadi 2 bagian, kemudian setiap potongan diiris-iris menjadi seperti kipas. Dari satu pisang tanduk, kita bisa dapatkan 6 potong pisang goreng.

- Letakkan larutan terigu, telur ayam kocok, tepung terigu, dan tepung roti masing-masing di mangkuk terpisah. Celupkan pisang di larutan terigu cair kemudian lumuri pisang dengan tepung terigu hingga seluruh permukaan pisang tertutup rata oleh tepung. Ketuk-ketuk untuk membuang kelebihan tepung.

- Celupkan pisang ke dalam kocokan telur, kemudian lumuri dengan tepung roti hingga seluruh bagian tertutupi, tekan-tekan tepung roti agar menempel kuat ke pisang.

- Goreng pisang dalam minyak panas yang banyak dengan menggunakan api yang tidak terlalu besar agar permukaan pisang tidak cepat gosong.

- Jika telah berwarna kuning kecokelatan, angkat dan tiriskan.***
 

Baca Juga

Vaginismus, Penyebab Terselubung Sulitnya Punya Anak

VAGINISMUS adalah keadaan kakunya otot-otot pada area kewanitaan (pubococcygeal) yang tidak disadari sehingga penetrasi terhadap vagina tidak dapat terjadi, atau menyulitkan pemeriksaan transvaginal seperti saat di-USG atau pemeriksaan pap