Film Iqro Diklaim Sebagai Film Anak-anak Religi Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil berfoto bersama seusai menonton Iqro/Istimewa

BANDUNG, (PR).- Dibintangi aktor dan aktris anak-anak yaitu Aisha Nurra Datau dan Raihan Khan serta didukung oleh aktor dan aktris senior seperti Cok Simbara, Hj. Neno Warisman, Jajang C Noer, Meriam Bellina, Mike Lucock, Adhitya Putri dan banyak melibatkan pemain cilik.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyatakan film ini memberikan pesan yang sangat menyentuh sekali. Bahkan ketika cok simbara (opa) aqila menangis, saya ikut meneteskan air mata. Begitu terharunya, pesan moral di film ini adalah. Mengajak kembali putra dan putri kita untuk belajar dan membaca Iqro , dilanjut belajat dan membaca Al-quran." katanya.

Ditambahkan Feny Mustafa, Founder dari Shafira Coporation, selayaknya kita mesti peduli membuat film-film beredukasi yang bisa mendorong munculnya inspirasi lewat anak-anak. "Mudah-mudahan ini bisa jadi motivasi pada semua pihak untuk mau dan peduli bikin film beredukasi demi kecerdasan anak-anak, sesuai nilai-nilai agama yang harus ditanamkan sejak dini,” katanya Jumat 20 Januari 2017.

Feny mustafa "bersama Zoya dan Shafira Corporation dan Shafira Foundation. Mendukung penuh apalagi film Iqro ini sangat banyak memberikan Pesan moral bagi penontonnya. Belajar mengaji serta berhijab untuk putri sejak dini. Itu bagian dari film ini. Zoya dan Salman sebagai produser film memberikan tontonan yang membuat saya terenyuh untuk membantu mencerdaskan putra-putri untuk giat belajar mengaji

"Banyak sekali pesan moral baik untuk kita penonton lainnya. MEZORA group Shafco Support di acara Bandung Magrib Mengaji dan shafco selalu memberikan kegiatan positif terhadap program didaerah Dan yang paling penting kita harus mendukung perfilman indonesia. Film Iqro ini syuting d bandung dan di tempat yang menjadi destinasi patiwisata saat ini," kata Feny.

Film ini bercerita tentang pentingnya mencintai Alquran sejak dini sebagai dasar bagi perkembangan pribadi generasi muda muslim,

Film Iqro Petualangan Meraih Bintang bercerita tentang Aqila (9 tahun) diperankan Aisha Nurra Datau, anak yang gandrung pada sains, namun kurang berminat mempelajari Alquran.

Aqila memiliki seorang kakek yang berprofesi sebagai astronom dan tinggal di Pusat Peneropongan Bintang Bosscha (Cok Simbara).

Aqila bermaksud membuat tugas sekolahnya yang berhubungan dengan astronomi, kakeknya memberi izin pada Aqila untuk menggunakan teropong bintang di Bosscha untuk menyelesaikan tugasnya, namun dengan satu syarat Aqila harus bisa membaca Alquran. Aqila menyanggupinya.

Saat di rumah kakeknya, Aqila bertemu Ros, anak dari seorang pembantu di sana. Ros mengajaknya bermain di sebuah masjid. Di masjid inilah Aqila belajar membaca Alquran dengan metode Iqro, yang menyenangkan, berirama, dan dibawakan secara ringan.

Pengalaman Aqila belajar Alquran dan teladan dari kakeknya inilah yang menggugah mata hatinya, tentang kebesaran Allah swt yang menciptakan alam semesta.***

Baca Juga

Pemkot Bandung Beri Kemudahan Bagi Pelaku Bisnis Tekstil

BANDUNG, (PR).- Pemerintah Kota Bandung membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berniaga di Kota Bandung. Sebab bagi kota jasa seperti Bandung, sektor bisnis menjadi kekuatan utama pembangun kota.

Ridwan Kamil: PPDB 2017 Tak Boleh Ada Keluhan Lagi

BANDUNG, (PR).- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, dari semua masalah yang ada selama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Bandung, ketidakjujuran menjadi masalah utama.

Unik, Bakso Beranak dalam Sumur Tante di Kedai Lezit

KOTA Bandung punya segudang kreasi kuliner. Tak terkecuali bakso. Menu bakso yang tersentuh inovasi dan kreativitas pedagangnya mampu membuat penggemar ketagihan. Salah satu tempat makan bakso yang kini jadi favorit yaitu Kedai Lezit, di Cibaduyut, Kota Bandung.