Trump Terpilih Jadi Presiden AS, U2 Tunda Rilis Album

U2/BENOIT TESSIER/REUTERS
ANGGOTA grup band U2, Bono (tengah), the Edge (kiri), dan Adam Clayton (kanan) saat tampil di AccorHotels Arena, Paris, Prancis, 6 Desember 2015.*

NEW YORK, (PR).- Grup band U2 memutuskan menunda album terbarunya setelah Donald Trump secara mengejutkan memenangi Pemilu AS. Mereka mempertimbangkan kembali beberapa lagu seiring kemenangan Trump ini.

Saat diwawancara dengan Rolling Stone, the Edge, sang gitaris mengatakan, band memutuskan menunda rilis album dan mengambil jeda untuk mempertimbangkan apa yang akan mereka sampaikan setelah Trump pindah ke Gedung Putih.

"Kami hanya, 'Menunggu sebentar-kita harus memberi momen pada diri kita sendiri untuk berpikir kembali tentang album ini dan bagaimana ini berkaitan dengan apa yang terjadi di dunia," kata the Edge seperti dikutip dari Guardian, Selasa, 10 Januari 2017.

Ia menjelaskan, lagu-lagu di album terbaru itu kebanyakan ditulis awal 2016 atau sebelumnya. "Sekarang, saya pikir Anda akan setuju, dunia adalah tempat yang berbeda," katanya.

U2 beberapa kali telah menyampaikan pandangannya tentang Trump. Saat tampil di festival musik iHeartRadio, Bono menggunakan lirik lagu "Desire" untuk berbicara soal pencalonan Trump. Ia juga mengatakan, "Anda dipecat" kepada Trump secara virtual di konser amal pada Oktober 2015.

Saat berbicara pada Charlie Rose pada September lalu, Bono mengatakan, Trump sedang "berusaha untuk membajak ide tentang Amerika".

The Edge sendiri menggambarkan kemenangan Trump sebagai "pendulum yang tiba-tiba mengayun kencang ke arah lain".

U2 saat ini sedang bersiap-siap menggelar tur merayakan ulang tahun ke-30 album mereka "The Joshua Tree". Ia mengatakan, beberapa hal saat ini mengingatkan pada situasi saat album tersebut dirilis pada era politik transatalantik pimpinan Ronald Reagan dan Margaret Thatcher. "Masa itu adalah periode di mana banyak kerusuhan. Rasanya kita sedang menuju ke sana lagi," katanya.

The Edge mengatakan, U2 mungkin menulis lagu tambahan, mengingat mereka ingin album itu benar-benar berisi tentang apa yang ingin mereka sampaikan.***

Baca Juga

OloXejo Luncurkan "Pasukan Menolak Lapar"

OLOXEJO akhirnya meluncurkan album perdana setelah bergerilya selama empat tahun. Pada Minggu 30 April 2017 lalu, band asal Sukabumi yang menasbihkan diri sebagai pengikut crashpunk ini resmi merilis CD berisi 10 lagu.

Noah Isi Acara TV Seminggu Sekali Saat Ramadan

BERBEDA dengan tahun lalu, saat Ramadan band Noah sibuk promosi album dan single religi "Sajadah Panjang". Beberapa tahun terakhir kala Ramadan, grup band Noah road show keliling antar panggung ke panggung di beberapa kota. Tahun ini, Noah isi acara di televisi.

Video Klip Tyo Nugros dan Band Baru Kental Nuansa 90-an

JAKARTA, (PR).- Mantan drummer Dewa 19, Tyo Nugros, bersama band baru-nya Direct Action merilis single "Blush Blush". Video klip single ini pun telah tayang di YouTube. Dari video klip, terlihat sangat kental warna nuansa tahun 90-an.

Kapal Selam Amerika Serikat Berlabuh di Korea Selatan

SEOUL, (PR).- Kapal selam bertenaga nuklir Amerika Serikat tiba di pelabuhan di Korea Selatan, Selasa, 25 April 2017. Kapal selam  berlabuh di tengah kekhawatiran bahwa Korea Utara dapat menandai fondasi militernya dengan peluncuran rudal