Ini Tugas Akhir Kreatif Ala Mahasiswa ISBI

Ujian Tari/SATIRA YUDATAMA/PR
PENARI menunjukkan koreografi tari jaipong persembahan karya Deriyana Rahayu berjudul "Tilu Gaya Tepak Kendang Jaipong" dalam pementasan "Tugas Akhir Program Studi Karawitan Gelombang II" di Gedung Kesenian Sunan Ambu Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Jalan Buahbatu, Kota Bandung, 20-21 Oktober 2016. Para peserta ujian tampak berlomba menuang kreativitas, menciptakan rangkaian pementasan variatif*

BANDUNG, (PR).- Variasi jenis pertunjukan tertuang dalam pementasan "Tugas Akhir Program Studi Karawitan Gelombang II" di Gedung Kesenian Sunan Ambu Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Jalan Buahbatu, Kota Bandung, 20-21 Oktober 2016. Sebanyak 17 mahasiswa yang mengambil minat utama penyajian, dan penciptaan tampak berlomba menuangkan kreativitasnya, menciptakan penampilan menarik.

Deriyana Rahayu (minat utama penyajian) mempersembahkan pementasan berjudul "Tilu Gaya Tepak Kendang Jaipong", memuat ragam unsur seni di antaranya, drama, tari, dan olah vokal. Kemasan penyajian terkesan rapi, Deriyana yang beroleh bantuan dari sejumlah kolaborator membuat plot sebagai kerangka, membuat tampilan materi seolah tersaji secara spontan. 

Pemimpin grup degung yang akrab dengan panggilan Agan tampak sedang mengawasi nayaga, dan sinden berlatih. Ambu (Istri Agan) yang sedang hamil tua mendadak datang ke ruang latihan dalam kondisi marah. Agan kebingungan oleh sikap Ambu, merasa tidak melakukan kesalahan. Ternyata, Ambu marah karena Agan telat memberikan uang belanja. Untuk meredakan amarahnya, Ambu meminta grup asuhan Agan memainkan sejumlah lagu, beserta penampilan penari jaipong. 

Penggambaran watak Ambu yang enggan berbicara langsung kepada Agan tampak mengundang tawa. Ambu mengungkapkan keinginan dengan cara berbisik kepada seorang perantara, mengingatkan pada karakter Limbad (pesulap aliran fakir). 

Perihal tampilan acting, kolaborator yang kebagian memainkan drama memperlihatkan tindakan, dan ekspresi natural. Seakan ingin menguatkan kesan natural, mereka terus memeragakan adegan, walau penari jaipong sedang menunjukkan aksi. 

Penampilan para penari jaipong tampak memesona, begitu luwes mempraktikan setiap gerakan, terutama pada bagian pergelangan tangan, dan pinggul. Varian warna cerah kostum para penari memancarkan efek visual yang menarik perhatian, melengkapi keelokan tampilan koreografi. 

Peserta lain yang juga mengambil minat utama penyajian Risthi Tresnawati Handayani menampilkan kemampuan olah vokal, menyanyikan sejumlah repertoar tembang Sunda. Untuk penampilannya yang mengemas persembahan lagu secara medley, Risthi memilih judul "Kagémbang". 

Risthi menyanyikan setiap lagu secara apik, menyertakan teknik lekukan nada, serta falsetto guna memperkaya komposisi vokal. Gaya penghayatan yang tertuang dari ekspresi wajah, dan gerakan tangan mengilustrasikan muatan cerita dalam lirik lagu. Dalam penampilannya, Risthi rajin berpindah blocking, sesekali benyanyi sambil duduk di bangku properti panggung. 

Ujian akhir Program Studi Karawitan ISBI gelombang II diikuti 24 mahasiswa, dengan rincian 17 peserta minat utama penyajian, 6 minat utama penulisan, dan 1 minat utama penciptaan. Durasi pementasan para peserta ujian bervariasi, 15-30 menit.***

Baca Juga

Franz Ferdinand Siap Konser di Jakarta dan Bali

PERNAH singgah pada November 2009 silam, band asal Skotlandia, Franz Ferdinand akan kembali hadir di Indonesia. Dalam rangkaian tur album Always Ascending yang dirilis tahun ini, Franz Ferdinand konser di Jakarta dan Bali.