Burung Migran Singgah di Kabupaten Bandung

12Okt- Alap-alap Kawah_9029.jpg

Burung Alap-alap Kawah/Sam Ade

SEEKOR alap-alap kawah (Falco peregrinus) dikenal sebagai burung tercepat di dunia. Rata-rata kecepatan terbangnya bisa mencapai 320 kilometer per jam, atau hampir 2 kali lipat dari kecepatan lari seekor cheetah. Seekor alap-alap kawah(peregrine falcon) berhasil tertangkap kamera di kawasan seputar Kabupaten Bandung, Rabu 12 Oktober 2016 lalu. 

Menurut Ade Rahmat, seorang peneliti burung dari Universitas Padjadjaran, raptor (burung pemangsa) migran ini berkunjung ke Indonesia dari Asia timur karena di daerah asalnya (kebanyakan dari Jepang) mulai memasuki musim dingin. Gelombang migrasi burung ini terjadi rutin setiap tahun sebagai upaya mempertahankan diri karena keterbatasan sumber makanan.

Burung jenis ini dilindungi dalam peraturan perundangan di Indonesia, tepatnya dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Momen ini diabadikan oleh Sam Ade, pegiat komunitas fotografi di Bandung saat melakukan pengamatan burung di Kabupaten Bandung.

Jepretan indah foto atau karya video Anda juga dapat tampil di pikiran-rakyat.com. Kirimkan karya fotografi atau video Anda yang memiliki nilai jurnalistik (objek bebas kecuali kondisi lalu lintas) ke email sosial@pikiran-rakyat.com dengan judul (subject) email JARAS <judul foto/video>. (Contoh: JARAS Burung Migran). Pengirim foto/video yang ditampilkan tidak mendapat imbalan materi tapi Anda dapat menampilkan eksistensi diri maupun komunitas di laman media tertua dan terbesar di Jawa Barat dengan melampirkan tautan akun media sosial Anda.*** 

Baca Juga

Berenang Saat Hujan, Deni dan Setia Tewas Tenggelam di Curug Layung

NGAMPRAH, (PR).- Dua pemuda, Deni Suliman (21) dan Setia Agusdin (17) tewas tenggelam di tempat wisata Curug Layung, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa, 29 Maret 2017. Diduga, keduanya tewas karena tak bisa berenang.