Kirik-kirik Si Pengembara

Bee eater Ade mamad.jpg

Bee Eater/SAM ADE
BURUNG ini bernama Latin Merops philippinus Linnaeus atau dalam bahasa Inggris disebut blue-tailed bee-eater. Di Indonesia, burung ini disebut burung kirik-kirik. 
 
Burung ini sering hidup di pinggir laut atau singgah di pinggir pantai. Kirik-kirik memiliki warna bulu yang unik, kuning kehijauan, ekor berwarna biru, dan paruh panjang terbang dalam kawanan kecil berjumlah 5-10 individu. Mereka memakan serangga seperti kupu-kupu, capung, lebah, tonggeret, belalang, serta jangkrik.
 
Meski kecil, burung kirik-kirik berekor biru ini merupakan burung tangguh dan tergolong burung migran, umum terdapat di Semenanjung India. Burung ini tertangkap kamera Sam Ade di Wonorejo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Sam Ade adalah pegiat komunitas fotografer alam bebas yang aktif di Komunitas Bandung Birding (Bandring) dan bermukim di Bandung.
 
Jepretan indah foto atau karya video Anda juga dapat tampil di Pikiran Rakyat. Kirimkan karya fotografi atau video Anda yang memiliki nilai jrunalistik (objek bebas kecuali kondisi lalu lintas) ke email sosial@pikiran-rakyat.com dengan judul (subject) email JARAS <judul foto>. (Contoh: JARAS Kirik-kirik Si Pengembara).
 
Pengirim foto yang ditampilkan tidak mendapat imbalan materi tapi Anda dapat menampilkan eksistensi diri maupun komunitas di laman media tertua dan terbesar di Jawa Barat dengan melampirkan tautan akun media sosial Anda.***

Baca Juga

Jelang Tahun Baru 2017, Ada Teror Bom di Padang

PADANG, (PR).- Tim Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sumatera Barat berhasil menangani sebuah bom yang ditemukan angota satpam di Rumah Sakit Ibnu Sina Padang, beberapa jam sebelum pergantian tahun.

Perampok Sekap Sekeluarga Hingga Tewas

JAKARTA, (PR).- Komplotan perampok menyekap 6 orang hingga meninggal dunia di kamar mandi kawasan Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa 27 Desember 2016.

"Jokowi Undercover" Dianggap Tebarkan Kebencian

JAKARTA, (PR).- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi menahan Bambang Tri Mulyono, penulis buku "Jokowi Undercover" setelah dilakukan pemeriksaan terhadapnya, Sabtu 31 Desember 2016.