Masyarakat Sudah Percaya Diri Gunakan Produk Dalam Negeri

ISTIMEWA/Produk dalam negeri
Produk baju dan celana merupakan yang paling banyak dicari di pasar online. Masyarkaat Indonesia pun makin percaya diri menggunakan produk dalama negeri.*

JAKARTA, (PR).- Shopping search engine, Priceza mencatat data untuk wilayah Asia Tenggara selama 6 bulan terakhir (Januari-Juni 2018) menyebutkan kategori fashion adalah produk yang paling banyak dicari di Asia Tenggara. Kategori ini memuncaki daftar pencarian di Indonesia (24.11%), Vietnam (22.65%), dan Thailand (12.12%).

Besarnya demand akan produk fashion online di tanah air juga diikuti dengan peralihan para (UMKM) dari channel distribusi offline ke online. Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) sampai akhir 2017 menyebutkan 3,79 juta dari total 59,2 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sudah memanfaatkan platform online.

Trend serupa juga terjadi pada Zilingo. Marketplace fashion dan lifestyle terbesar di Asia Tenggara yang memasuki pasar Indonesia melalui kampanye #SIAPASIHLO ini menaruh perhatian lebih terhadap potensi produk fashion tanah air. Zilingo memiliki 100 merek ritel fesyen dari 3.000 seller lokal yang tersebar di seluruh Indonesia. Beberapa kategori produk di antaranya seperti fashion wanita menjadi favorit konsumen Indonesia. Hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat khususnya Indonesia mulai percaya diri menggunakan produk dalam negeri, termasuk merek fashion lokal.

Melina Marpaung selaku Head Of Marketplace PT Zillion Tech Indonesia (Zilingo) mengatakan, potensi pasar industri e-commerce di Indonesia masih sangat besar. Data yang dihimpun Nielsen bertajuk “Indonesia Ocean of Opportunities Overcoming Dead Win and Riptide 2017,” menyebutkan pasar e-commerce Indonesia diprediksi akan menguasai 52% dari seluruh e-commerce di kawasan Asia Tenggara. Potensi ini menjadi magnet bagi para ecommerce untuk ambil bagian.

Kami percaya bahwa setiap orang harus mempunyai kebebasan untuk mengekspresikan diri mereka melalui fashion," terang Melina, Senin 10 Oktober 2018.

Sementara itu Chandni Chainani, Head of Sales PT Zillion Tech Indonesia menjelaskan, pihaknya menggelar program beasiswa pendidikan bahasa inggris yang merupakan bentuk penghargaan terhadap para seller yang loyal. Kemampuan berbahasa Inggris sangat penting di pasar perdagangan global. Semua orang membutuhkannya, apalagi untuk para seller yang membidik pasar fashion Asia sekaligus untuk menyongsong datangnya era free trade 2020 mendatang. Dengan kapabilitas berbahasa inggris yang cakap tentunya memperbesar peluang mereka untuk mengembangkan bisnis lebih luas lagi ke ranah global.

Sebanyak 200 seller dari 18 provinsi di Indonesia akan mendapatkan Loyalty Program yang resmi dimulai pada Oktober 2018 hingga akhir 2018. Dalam program ini, Zilingo menunjuk beberapa lembaga pendidikan bahasa inggris kompeten sebagai tenaga pengajar untuk sellernya. Selain seller, reward beasiswa les bahasa inggris ini juga bisa dialihkan kepada anak dari seller sebagai penerima.***

Baca Juga

Kampung Wirausaha Tumbuhkan Masyarakat yang Produktif

JAKARTA, (PR).- Puluhan komunitas ibu-ibu yang tergabung dalam program Kampung Wirausaha menghadiri acara apresiasi bagi mitra binaan Garudafood Sehati di Tangerang Selatan, Senin 17 September 2018.