Nilai Sewa Rumah Pengaruhi Angka Inflasi Juni 2018

Memasuki Bulan Ramadan sebagian besar harga kebutuhan pokok naik.*

JAKARTA, (PR)- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen Juni 2018 mengalami inflasi sebesar 0,59 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan ‎inflasi yang terjadi Lebaran tahun lalu yaitu Juni 2017 sebesar 0,69 persen.

"Inflasi tahun ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sejak 2011, inflasi saat lebaran kali ini terendah sejak 2011," ujar dia.

Menurut Suhariyanto, kunci dari inflasi rendah tersebut adalah terkendalinya harga bahan pokok ‎menjelang Lebaran. Seperti diketahui sebelumnya, harga bahan pokok seringkali melonjak jelang Lebaran sehingga memicu inflasi tinggi.

Berdasarkan data BPS, inflasi Juni 2018 terjadi karena adanya kenikan harga terutama bahan makanan. ‎Beberapa komoditas makanan yang mengalami kenaikan harga.

Antara lain ikan segar, daging ayam ras, dan daging sapi. Sementara komoditas yang mengalami deflasi adalah telur ayam ras, cabai merah, bawang putih dan emas.‎

Selain bahana makanan, inflasi juga didorong oleh kelompok transportasi terutama angkutan udara dan tarif angkutan darat antar kota. "Ini bisa dimaklumi karena momen lebaran sehingga banyak masyarakat yang mudik," ujar Suhariyanto.‎ 

Sementara itu Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Yunita Rusanti‎, mengatakan inflasi lebih banyak didorong oleh peningkatan tarif angkutan udara. "Kalau tarif kereta api relatif kecil kontribusinya terhadap inflasi keseluruhan,"ujar dia.

Dia menambahkan, inflasi juga didorong oleh sewa rumah. "Tapi ini disebabkan karena naiknya harga-harga bahan baku rumah seperti semen dan sebagainya," ujar dia.***

Baca Juga

Pelemahan Rupiah Berlanjut Tembus Rp 15.100 per Dolar AS

JAKARTA, (PR).- Pelemahan Rupiah berlanjut hingga menembus level Rp 15.100 per Dolar AS pada perdagangan Kamis 4 Oktober 2018. Meskipun demikian, Bank Indonesia menyatakan bahwa kondisi nilai tukar tersebut masih dalam level aman.

Masa Tanam, Harga Padi dan Gabah Naik

JAKARTA, (PR).- Badan Pusat Statistik mencatat terjadi kenaikan harga gabah dan harga beras semua golongan di bulan September 2018.‎ Hal itu dipengaruhi oleh musim padi yang memasuki masa tanam.