Gelar Super Bonanza, Panin Bank Targetkan Dana Tabungan Naik 15 Persen

Panin Bank/DOK. PR

JAKARTA, (PR).- PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin Bank) pada 2018 menargetkan dana tabungan naik 15 persen dari outstanding tahun 2017 yang mencapai Rp 41 triliun. Untuk mencapai target itu, emiten saham berkode PNBN ini menggelar program Panin Super Bonanza tahun 2018 yang telah memasuki tahun ke-15.

"Kami harapkan tabungan yang termasuk dana murah bisa tumbuh sekitar 15 persen pada tahun ini," kata Presiden Direktur Panin Bank Herwidayatmo dalam siaran persnya di Jakarta, Senin 12 Maret 2018. Hal itu dikatakan saat peluncuran Panin Super Bonanza tahun 2018.

Sebagai gambaran, pada 2017, Panin Bank berhasil menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 138,18 triliun. Dari total dana tersebut, sekitar 40 persen merupakan dana murah yang berasal dari tabungan dan giro (CASA) mencapai Rp 50 triliun. Dari total CASA, sekitar Rp 41 triliun merupakan tabungan.

Sejalan dengan target tersebut, perseroan menargetkan peningkatan rekening nasabah sekitar 15 persen dari posisi saat ini sebesar 1,2 juta rekening. 

"Dari total 1,2 juta nasabah, sektar 160.000 disumbangkan dari nasabah baru berkat program Super Bonanza 2017," katanya.

Herwidayatmo menyatakan, minat masyarakat terhadap produk tabungan di bank semakin meningkat. Saat ini, komposisi tabungan dan giro terhadap total DPK masih berkisar 40 persen. Ke depan, perseroan akan meningkatkan porsi dana murah menjadi 50 persen. 

"Kami optimistis produk tabungan Panin kompetitif sehingga bisa bersaing dengan produk lain," katanya.

Pada 2017, Panin Bank tercatat sebagai bank ketujuh teratas dari sisi aset. Ekuitas perseroan mencapai Rp 32,48 triliun dengan CAR 22,26 persen dan aset Rp 213,5 triliun. Sementara penyaluran kredit mencapai Rp 127,27 triliun.

Panin Bank memiliki 562 kantor cabang dengan menyediakan produk jasa pelayanan termasuk digital dari Aceh hingga Papua. Kedua pemegang saham utama, yakni PT Panin Financial Tbk (46,04 persen) dan ANZ Bank Australia, memberikan dukungan strategis bagi perusahaan untuk berkembang.

Sementara itu, program Panin Super Bonanza tahun 2018 dengan tagline #SamaTapiBeda menyediakan total hadiah 36 mobil Mercedes-Benz tipe GLC Limited Edition, 1.056 Honda PCX dan total hadiah utama uang tunai Rp 8 miliar. Untuk periode 1 Maret 2018 hingga 28 Februari 2019, Panin Bank menyiapkan uang tunai Rp 2 miliar setiap 3 bulan. Setiap bulan Panin Bank membagikan tiga Mercedes-Benz tipe GLC serta 88 unit Honda PCX.

Untuk mengikuti program ini, nasabah hanya memerlukan saldo minimal rata-rata harian sebesar Rp 10 juta selama periode pengundian untuk mendapatkan Honda PCX, Rp 100 juta untuk mencapat Mercedes-Benz dan Rp 500 juta untuk hadiah utama uang tunai senilai Rp 2 miliar selama periode berjalan.

Setiap kelipatan saldo Rp 1 juta, nasabah akan memperoleh satu poin untuk dimasukkan ke dalam undian sehingga peluang menangnya menjadi lebih besar. Nasabah juga bisa menambah poin undian dengan melakukan transaksi menggunakan mobile banking, internet banking, kartu debit dan kartu kredit Panin Bank.***

Baca Juga

Catat Laba 16%, Ruang Kredit BNI Masih Terbuka Lebar

JAKARTA, (PR).- Di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi makro Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan laba bersih 16,0%, dari Rp 6,41 triliun pada Semester I tahun 2017 menjadi Rp 7,44 triliun pada Semest

Belum Semua Bank Salurkan Kredit UMKM 20 Persen

JAKARTA, (PR).- Jumlah penyaluran kredit UMKM dari seluruh industri perbankan‎ telah mencapai 20,69 persen terhitung Mei 2018. Meskipun demikian, terdapat beberapa bank baik asing maupun lokal yang belum memenuhi target tersebut.

LPS Naikkan Suku Bunga Simpanan Jadi 6,25 Persen

JAKARTA, (PR).- Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melakukan rapat luar biasa yang menetapkan kenaikan suku bunga simpanan sebesar 25 basis poin. Dengan demikian, tingkat bunga simpanan rupiah untuk Bank Umum sebesar 6,25 per