Traffic Data Bandung Lebih Tinggi dari Jakarta

XL Axiata/ADE BAYU INDRA/PR
President XL Axiata Central Region Sofia Purbayanti, GM Finance and Managemet Service XL Axiata Central Region Taufik Hidayat (kiri), Regional Marketing Manager XL Axiata Central Region M. Ilyas (kedua kanan), dan GM Sales Operation Tommy Chandra, pada konferensi pers di Jalan Ternate, Kota Bandung, Selasa, 13 Februari 2018. Untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, XL Axiata bertekad melanjutkan pembangunan jaringan data secara besar-besaran khususnya di luar Jawa.*

BANDUNG, (PR).- Lalu lintas (traffic) layanan data di Bandung mampu mengungguli Jakarta yang merupakan ibu kota negara sekaligus pusat bisnis. Kondisi tersebut ditunjang tingginya populasi mahasiswa di Bandung yang umumnya tergolong pengguna internet aktif.

Demikian diungkapkan Vice President PR XL Axiata, Tbk. Central Region, Rd. Sofia Purbayanti, Media Update Network Rebranding XL Axiata #JadiLebihBaik di Al Jazeerah Signature, Jalan Ternate, Kota Bandung, Selasa 13 Februari 2018. Menurut dia, traffic layanan data XL di Bandung 10% lebih tinggi dibandingkan Jakarta.

"Bandung adalah kota dengan pertumbuhan penggunaan layanan data yang naik pesat. Drivernya adalah populasi mahasiswa," katanya.

Penggunaan data mahasiswa, menurut dia, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pekerja. Bahkan, dikatakan Sofia, banyak mahasiswa yang bergadang untuk memaksimalkan pemanfaatan kuota data malam.

"Kondisi ini menempatkan Bandung sebagai kota prioritas untuk layanan data, termasuk dalam pembangunan infrastruktur penunjang," tuturnya.

Saat ini layanan data di Bandung sudah diperkuat 756 base transceiver station (BTS) 4G. Sementara total jumlah BTS 4G di Jabar mencapai 4.143 unit dan sudah menjangkau hampir seluruh daerah di provinsi ini.

Lonjakan data

Tingginya lonjakan data, menurut Sofia, bukan hanya terjadi di Bandung. Ia mengatakan, dua tahun terakhir traffic data XL Axiata mencatat pertumbuhan signifikan. Pada 2017 pertumbuhannya mencapai lebih dari dua kali lipat, tepatnya 148% year on year (yoy).

"Untuk itu, guna lebih meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperkuat pertumbuhan kinerja bisnis perusahaan, tahun ini XL bertekad untuk melanjutkan pembangunan jaringan data secara besar-besaran, khususnya di luar Jawa," tuturnya.

Kendati demikian, ia memastikan, pembangunan jaringan data di Pulau Jawa juga akan tetap dilakukan. Hal itu untuk peningkatan kualitas layanan, khususnya jaringan 4G LTE.

"Tahun ini XL akan menambah BTS baru dengan jumlah relatif sama dengan penambahan pada 2017. Hingga akhir tahun lalu cakupan layanan data 3G/4G LTE XL Axiata mencapai 93%, sedangkan layanan 4G 85% dari total populasi," ujar sofia. 

Untuk mengembangan jaringan dan menerapkan teknologi jaringan terbaru serta meningkatkan kualitas layanan, XL akan mengalokasikan 90% dari anggaran belanja modal (Capex) 2018. Total Capex tahun ini diproyeksikan sebesar Rp 7 triliun.

Dari pembangunan tahun lalu, dikatakan Sofia, jaringan 4G LTE XL telah menjangkau 360 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia, ditopang oleh lebih dari 17.000 BTS 4G dan hampir 46.000 BTS 3G. Dari total BTS yang dibangun sepanjang 2017, 60% di antaranya berada di luar Jawa.***

Baca Juga

Tahun Ini Startup Digital Kian Tumbuh Makin Subur

BANDUNG, (PR).- Startup digital Indonesia diprediksi akan tumbuh semakin subur tahun ini. Hal itu didorong kian merebaknya gaya hidup digital, baik di kalangan masyarakat urban maupun suburban.

Pukul Berapa Orang Indonesia Biasa Belanja Online?

BARANGKALI sering kita bertanya, pukul berapa biasanya masyarakat di Indonesia berbelanja online, entah itu sekadar melakukan window shopping atau langsung disertai transaksi? Pertanyaan lainnya, berapa rata-rata uang yang dihabiskan untuk belanja online?