Jangan Tanam Kentang Impor

NGAMPRAH, (PRLM).- Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan Kabupaten Bandung Barat, Ida Nurhmida mengimbau para petani tidak menanam benih kentang impor, karena belum tentu kualitasnya baik. Bahkan, kentang impor juga berpotensi menyebabkan tersebarnya penyakit nematoda sista kuning (NSK) yang merusak tanaman.

“Jangan tergoda dengan bentuk kentang impor yang bagus, seperti ukurannya yang besar dan tampak segar. Kentang impor sebenarnya harus dikarantina dulu agar kualitasnya terjamin,” katanya saat ditemui di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (3/11).

Ida mengungkapkan, tak jarang petani yang tergoda untuk menanam benih kentang impor karena melihat bentuknya yang baik. Padahal, menurut dia, kentang impor yang belum teruji kualitasnya dikhawatirkan menyebarkan penyakit NSK pada tanaman yang baru steril dalam 20-30 tahun.

Meskipun bentuknya tidak mencolok, kentang lokal lebih baik kualitasnya karena dataran rendah di Indonesia sangat mendukung untuk pertumbuhan kentang dengan kualitas yang terjamin. Di Kabupaten Bandung Barat, daerah yang cocok untuk pertumbuhan tanaman kentang yaitu di Desa Mekarwangi, Kecamatan Sindangkerta. (A-192/A-88)***

Baca Juga

Transaksi Uang Asing di Indonesia Turun

JAKARTA, (PR).- Transaksi dengan menggunakan uang asing di Indonesia turun dari 8-10 ‎miliar Dolar AS per bulan menjadi 1,3 miliar Dolar AS per bulan.

Telkom Akan Buka 35 Digital Grapari

BANDUNG, (PR).- PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (Telkom) menargetkan untuk membuka 35 Digital Grapari Telkom Group di seluruh Indonesia hingga akhir tahun depan.

PEKERJA menunkan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram yang kosong di salah satu agen gas "Subur Abadi" Jln. Emong, Kota Bandung, Rabu (27/9/12). Rencana PT Pertamina (Persero) menaikkan harga gas elpiji ukuran 12 kilogram (kg) atau nonsubsidi untuk mengura

Pertamina Tambah Pasokan Gas Elpiji 3 Kg

BANDUNG, (PR).- PT Pertamina (Persero) menambah pasokan gas elpiji 3 kg di sejumlah wilayah Marketing Operation III yang meliputi Jakarta, Jawa Barat (Jabar) dan Banten.